Rusia Pindahkan Sistem Rudal Anti Pesawat S-300 dari Suriah ke Crimea

Selasa, 30 Agustus 2022 - 01:35 WIB
loading...
Rusia Pindahkan Sistem...
Rusia Pindahkan Sistem Rudal Anti Pesawat S-300 dari Suriah ke Crimea. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Rusia telah mengirimkan baterai rudal anti-pesawat S-300 dari Suriah ke pelabuhan Rusia dekat Crimea, menurut sebuah perusahaan pencitraan satelit Israel. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk meningkatkan pertahanan udara Rusia dalam perang dengan Ukraina.

ImageSat International (ISI) menangkap gambar yang menunjukkan keberadaan baterai anti-pesawat S-300 di Masyaf, Suriah pada bulan April. Kini, situs itu kosong pada 25 Agustus setelah perangkat keras dikirim ke pelabuhan Tartus.

Baca: Belasan Roket Terjang Kota yang Dikuasai Rusia, Warga Sipil Berlindung

Gambar terpisah menunjukkan komponen baterai di dermaga di Tartus antara 12 dan 17 Agustus. Pada 20 Agustus mereka telah pergi, dan ISI menyimpulkan bahwa mereka telah dipindahkan ke kapal Rusia, Sparta II, yang meninggalkan Tartus menuju pelabuhan Rusia, Novorossiysk.

Analis perusahaan mengatakan mereka menilai bahwa ukuran dan berat radar membuatnya tidak cocok untuk pengiriman melalui laut, dan mungkin memerlukan pengangkutan udara oleh pesawat Ilyushin-76 dari Khmeimim kembali ke Rusia.

Seperti dilaporkan Reuters, data dari Refinitiv Eikon menunjukkan Sparta II saat ini berada di Novorossiysk, setelah tiba melalui Selat Dardanelles Turki. Kementerian Pertahanan Rusia menolak berkomentar mengenai hal ini.

Baca: Mantan Presiden Rusia Sebut 4 Skenario untuk Gunakan Senjata Nuklir
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Jemaah Umrah Perlu Tahu!...
Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki
Rekomendasi
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Infografis
Invasi ke Suriah, Pasukan...
Invasi ke Suriah, Pasukan Israel Berjarak 30 Mil dari Damaskus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved