Wapres AS dan PM Jepang Kecam Tindakan China di Selat Taiwan

Selasa, 27 September 2022 - 05:45 WIB
loading...
Wapres AS dan PM Jepang...
Wapres AS dan PM Jepang Kecam Tindakan China di Selat Taiwan. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris menegaskan kembali komitmen Washington untuk pertahanan Jepang selama pertemuan pada Senin (26/9/2022) dengan Perdana Menteri Fumio Kishida di Tokyo. Keduanya mengutuk tindakan China di Selat Taiwan.

"Mereka membahas provokasi agresif dan tidak bertanggung jawab Republik Rakyat China baru-baru ini di Selat Taiwan, dan menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: China Peringatkan Asing Tidak Intervensi Masalah Taiwan

Dia juga menyebut komitmen AS terhadap keamanan Jepang "sangat ketat".Perjalanan Harris ke Asia, yang akan mencakup pemberhentian di Korea Selatan, terjadi beberapa hari setelah para pejabat China diguncang oleh janji eksplisit oleh Presiden AS Joe Biden untuk mempertahankan pulau itu.

China melihat Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai salah satu provinsinya. Beijing telah lama berjanji untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya dan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk melakukannya.

Pemerintah Taiwan sangat menentang klaim kedaulatan China dan mengatakan hanya 23 juta penduduk pulau itu yang dapat memutuskan masa depannya.

Para pembantunya mengatakan, Harris akan bekerja untuk membangun pendekatan terpadu untuk tantangan itu di kawasan itu, di mana para pemimpin dengan hati-hati menyaksikan meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved