Delapan Penyakit Infeksi Paling Mematikan di Dunia
Jum'at, 03 Juli 2020 - 13:03 WIB
loading...
A
A
A
Tingkat kematian: 98%
Amuba berbahaya ini dapat menginfeksi banyak bagian tubuh yang berbeda termasuk kulit, sinus, dan otak. Amuba ini hidup di tanah dan dapat memasuki tubuh melalui luka terbuka atau dihirup.
Penyakit ini sangat langka, dengan hanya 200 kasus yang dilaporkan sejak ditemukan pada tahun 1986.
4. Amuba Pemakan Otak
Tingkat kematian: 95%
Naegleria fowleri - juga dikenal sebagai amuba pemakan otak - umumnya ditemukan dalam air hangat dan segar. Amuba ini masuk ke tubuh manusia melalui lubang hidung.
Penyakit ini menyebabkan sulit untuk didiagnosis dan hampir selalu berakibat fatal. Gejala awal berupa kekakuan leher dan sakit kepala dengan cepat berkembang menjadi kebingungan, kejang, dan, seringkali berujung pada kematian.
Penyakit ini juga jarang terjadi. Antara nol dan 8 kasus dilaporkan setiap tahun di Amerika Serikat.
5. Virus Nipah
Tingkat kematian: 75%
Virus kelelawar ini terkait dengan virus Hendra. Virus ini juga muncul dengan penyakit pernapasan akut dan ensefalitis fatal.
Virus Nipah lebih umum daripada virus Hendra, yang mengakibatkan wabah hampir tahunan di Bangladesh sejak 2001.
6. Flu Burung
Amuba berbahaya ini dapat menginfeksi banyak bagian tubuh yang berbeda termasuk kulit, sinus, dan otak. Amuba ini hidup di tanah dan dapat memasuki tubuh melalui luka terbuka atau dihirup.
Penyakit ini sangat langka, dengan hanya 200 kasus yang dilaporkan sejak ditemukan pada tahun 1986.
4. Amuba Pemakan Otak
Tingkat kematian: 95%
Naegleria fowleri - juga dikenal sebagai amuba pemakan otak - umumnya ditemukan dalam air hangat dan segar. Amuba ini masuk ke tubuh manusia melalui lubang hidung.
Penyakit ini menyebabkan sulit untuk didiagnosis dan hampir selalu berakibat fatal. Gejala awal berupa kekakuan leher dan sakit kepala dengan cepat berkembang menjadi kebingungan, kejang, dan, seringkali berujung pada kematian.
Penyakit ini juga jarang terjadi. Antara nol dan 8 kasus dilaporkan setiap tahun di Amerika Serikat.
5. Virus Nipah
Tingkat kematian: 75%
Virus kelelawar ini terkait dengan virus Hendra. Virus ini juga muncul dengan penyakit pernapasan akut dan ensefalitis fatal.
Virus Nipah lebih umum daripada virus Hendra, yang mengakibatkan wabah hampir tahunan di Bangladesh sejak 2001.
6. Flu Burung
Lihat Juga :