Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman Hendak Melayat Ratu Elizabeth II, Picu Kecaman

Sabtu, 17 September 2022 - 11:39 WIB
loading...
A A A
“Dia semakin berani untuk melakukan perjalanan dunia setelah masalah Khashoggi sebagai hasil dari proses rehabilitasi khusus— apakah mereka menyebutnya demikian atau tidak—para pemimpin Barat,” kata Alaoudh, merujuk pada kunjungan ke kerajaan oleh Boris Johnson saat menjadi Perdana Menteri Inggris dan Presiden AS Joe Biden.

Mantan duta besar Inggris untuk Riyadh, Sir John Jenkins, mengatakan tentang kepemimpinan Saudi: “Saya pikir mereka menyukai Charles. Pertama-tama, dia mengunjungi—dan berkeliling."

“Ibunya juga telah berkunjung...dan meskipun dia sangat dihormati, semuanya terasa agak jauh. Charles tidak jauh. Dia mengunjungi Teluk secara teratur, menerima pangeran secara pribadi dan resmi di London. Dan dia memperhatikan. Ditambah lagi dia berusaha untuk belajar bahasa Arab. Dan pidatonya di awal tahun 90-an di Oxford Islamic center, ditambah intervensi berikutnya, dikagumi dan diingat," paparnya.

Dalam laporannya, CNN Arabic mengatakan Pangeran Mohammed tidak akan menghadiri pemakaman.

Alaoudh, yang ayahnya adalah seorang ulama reformis yang menghadapi hukuman mati di Arab Saudi, mengatakan dia yakin keputusan itu mungkin mencerminkan ego rapuh Putra Mahkota Saudi.

“Dia akan duduk di belakang tokoh-tokoh kuat lainnya,” kata Alaoudh.

“Tetapi MBS [Mohammed bin Salman] ingin pengakuan penuh atas kekuatannya, keberadaannya, untuk berada di barisan depan. Dia sangat peduli dengan simbol-simbol ini dan tidak ingin dipermalukan.”

Aktivis lain, Sayed Ahmed Alwadaei, direktur advokasi yang berbasis di Inggris di Bahrain Institute for Rights and Democracy, mengatakan: “Para diktator otoriter tidak boleh menggunakan kematian Ratu [Elizabeth] sebagai kesempatan untuk mencoba merehabilitasi citra mereka sementara mereka meningkatkan kampanye represif di negara mereka."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi Ini Berani Melawan Rencana Trump Caplok Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved