Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman Hendak Melayat Ratu Elizabeth II, Picu Kecaman

Sabtu, 17 September 2022 - 11:39 WIB
loading...
Pangeran Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman berencana terbang ke London, Inggris, untuk melayat mendiang Ratu Elizabeth II. Foto/SPA via REUTERS
A A A
RIYADH - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dijadwalkan mendarat di London, Inggris, pada Minggu (18/9/2022), untuk memberikan penghormatan kepada mendiang Ratu Elizabeth II .

Namun, rencana Pangeran Mohammed untuk melayat itu dikecam tunangan almarhum jurnalis Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, dan pembela hak asasi manusia (HAM) lainnya.

Menurut mereka, kehadiran calon raja Arab Saudi itu akan menjadi "noda" pada memori sang ratu dan menjadi upayanya untuk menggunakan kesempatan berkabung guna mencari "legitimasi dan normalisasiā€.

Khashoggi adalah jurnalis pembangkang Arab Saudi yang dibunuh dan dimutilasi oleh para agen nakal Riyadh di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2018.

Baca juga: Pria Ini Naiki Peti Mati Ratu Elizabeth II dan Mencopot Bendera, Para Pelayat Ketakutan

Cengiz berharap Pangeran Mohammed bin Salman akan ditangkap karena pembunuhan terhadap tunangannya ketika dia mendarat di London.

Namun, Cengiz takut bahwa pihak berwenang Inggris akan menutup mata terhadap tuduhan serius dan kredibel terhadap pewaris takhta Kerajaan Saudi tersebut.

Seorang sumber mengatakan kepada The Guardian, Sabtu (17/9/2022) bahwa Pangeran Mohammed bin Salman akan melakukan perjalanan ke Inggris untuk menyampaikan belasungkawa Kerajaan Saudi kepada keluarga Kerajaan Inggris.

Kendati demikian, tidak ada konfirmasi atau informasi tentang apakah dia akan menghadiri upacara pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Berita Terkini
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Infografis
Ini Cara Hentikan Israel...
Ini Cara Hentikan Israel Invasi Gaza Menurut Pangeran Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved