Seteru Kian Memanas, Yunani Tembaki Kapal Turki

Senin, 12 September 2022 - 12:27 WIB
loading...
Seteru Kian Memanas,...
Kapal Coast Guard Yunani menembaki kapal kargo Anatolia milik Turki di perairan internasional di Laut Aegea. Ini menandai perseteruan yang makin memanas di antara kedua negara NATO. Foto/Screenshot video Anadolu
A A A
ATHENA - Kapal Coast Guard Yunani menembaki sebuah kapal kargo Turki yang berlayar di perairan internasional di Laut Aegea. Rentetan tembakan yang diklaim Athena sebagai peringatanini menandai perseteruan yang semakin memanas di antara kedua negara NATO tersebut.

Coast Guard Turki, dalam sebuah pernyataan, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam penembakan di area 11 mil laut (20 km) barat daya pulau Bozcaada, Turki, pada Sabtu pekan lalu.

"Setelah 'tembakan pelecehan' dari dua kapal Yunani, dua kapal Coast Guard Turki pergi ke daerah itu dan kapal-kapal Yunani pergi," lanjut pernyataan tersebut seperti dikutip Al Jazeera, Senin (12/9/2022).

Coast Guard Yunani mengonfirmasi bahwa mereka melepaskan "tembakan peringatan" ke sebuah kapal yang bergerak mencurigakan di perairan teritorial Yunani di lepas pulau Lesbos.

Baca juga: Tegang, Sistem Rudal S-300 Yunani Mengunci Jet Tempur F-16 Turki

Menurut seorang pejabat Coast Guard Yunani, kapten kapal kargo yang diberi tembakan peringatan menolak untuk mengizinkan inspeksi dan kemudian dikawal ke perairan Turki terdekat.

Pejabat itu menambahkan bahwa pihaknya memberi tahu otoritas maritim di Turki tentang insiden tersebut.

Daerah itu dikenal dengan banyak kapal yang membawa migran dari Turki ke negara-negara Uni Eropa; Yunani dan Italia.

Coast Guard Yunani mengatakan mereka secara teratur memeriksa kapal-kapal yang berperilaku mencurigakan di Laut Aegea.

Perseteruan

Turki dan Yunani, dua negara NATO, telah terlibat dalam perselisihan selama beberapa dekade dan gesekan telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, di mana kedua belah pihak saling menuduh satu sama lain atas pelanggaran wilayah udara.
Para pejabat Yunani telah menyuarakan keprihatinan tentang pecahnya konflik lain di Eropa setelah perang Rusia di Ukraina.

Sebelumnya, Ankara menuduh Athena menduduki beberapa pulau Aegea dan melecehkan jet tempur Turki dengan sistem pertahanan S-300 buatan Rusia yang ditempatkan di sana. Athena membantah klaim tersebut.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah memperingatkan Yunani bahwa mereka akan membayar "harga yang mahal" jika terus melecehkan jet tempur Turki di atas Laut Aegea dan mengisyaratkan aksi militer.

Yunani mengatakan pihaknya perlu mempertahankan pulau-pulau timurnya, termasuk hotspot wisata Rhodes dan Kos—yang jauh lebih dekat ke Turki daripada ke daratan Yunani—terhadap tetangganya yang lebih besar dan secara militer lebih kuat.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengatakan pada hari Minggu bahwa dia tetap terbuka untuk pertemuan dengan Erdogan.

“Saya menganggap pernyataan baru-baru ini oleh presiden Turki tidak dapat diterima. Namun, kami akan selalu berusaha untuk menjaga saluran komunikasi tetap terbuka,” kata Mitsotakis, seraya menambahkan bahwa pertemuan puncak informal Uni Eropa pada awal Oktober di Praha mungkin merupakan kesempatan untuk mewujudkannya.

Rekaman video dari kejadian hari Sabtu menunjukkan kapal Coast Guard Yunani berada di samping kapal kargo Anatolia ketika suara sekitar selusin tembakan terdengar. Seorang anggota kru berbicara dalam bahasa Turki, mengatakan mereka diserang oleh Coast Guard Yunani. Media Turki, Anadolu, juga merilis rekaman video yang menunjukkan ada lubang bekas tembakan di jendela kapal Anatolia. Atap kapal juga terdapat lubang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved