Garis Suksesi Kerajaan Inggris: Jika Ratu Elizabeth II Meninggal, Siapa yang Bertakhta?

Kamis, 08 September 2022 - 22:30 WIB
loading...
Garis Suksesi Kerajaan...
Ratu Elizabeth II dan keluarga. Foto/mirror.dailyfeedmail.net
A A A
LONDON - Kondisi kesehatan Ratu Elizabeth II dilaporkan mengkhawatirkan sehingga terpaksa ditempatkan di bawah pengawasan medis. Situasi ini memicu keprihatinan dan perhatian terkait masa depan takhta kerajaan Inggris.

Ratu Elizabeth II adalah raja yang paling lama memerintah dalam sejarah Inggris. Ia bertakhta sejak 1952 saat berusia 25 tahun setelah kematian ayahnya. Dia kemudian dimahkotai pada tahun 1953 pada usia 27 tahun, yang berarti negara itu belum memulai garis suksesi dalam hampir 70 tahun.

Lalu bagaimana garis sukesi keluarga kerajaan Inggris?

Seperti dikutip dari Washington Examiner, Kamis (8/9/2022), dasar garis suksesi ditetapkan oleh hukum Inggris setelah dikodifikasikan dalam Bill of Rights pada tahun 1689 dan Act of Settlement pada tahun 1701.

Garis itu dibuat setelah James II melarikan diri dari negara itu pada tahun 1688, meninggalkan tahta kosong tanpa penguasa. Parlemen Inggris kemudian memutuskan bahwa dia telah “turun tahta dari pemerintah” dan kemudian menawarkan tahta kepada putrinya Mary dan suaminya William dari Orange sebagai penguasa bersama.

Baca: Kesehatannya Mengkhawatirkan, Ratu Elizabeth II dalam Pengawasan Medis

Pada saat itu, ditetapkan bahwa Parlemen akan mengatur suksesi takhta dan bahwa seorang penguasa dapat kehilangan gelarnya jika dianggap salah mengatur.

Siapa yang bisa dan siapa yang tidak bisa bertakhta?

Bill of Rights dan Act of Settlement keduanya menjabarkan kondisi yang harus dipenuhi seseorang untuk menggantikan takhta.

Di bawah Act of Settlement, hanya keturunan Protestan dari Putri Sophia yang berhak naik takhta. Selain itu, seorang Katolik Roma dikecualikan dari penerus takhta di bawah Bill of Rights dan Act of Settlement.

Baca: Resmi, Liz Truss Jadi PM Inggris Setelah Bertemu Ratu Elizabeth II

Penguasa juga harus berada dalam persekutuan dengan Gereja Inggris dan bersumpah untuk mempertahankan Gereja Inggris dan Gereja Skotlandia untuk naik takhta. Mereka juga harus berjanji untuk menegakkan suksesi Protestan.

Garis suksesi


Jika Ratu Elizabeth II meninggal dunia maka putranya Pangeran Charles adalah pewaris langsung untuk menggantikan takhta.

Setelah itu, Pangeran William yang dikenal sebagai Duke of Cambridge, berada di urutan ketiga, diikuti oleh Pangeran George dari Cambridge. Setelah itu, Putri Charlotte dari Cambridge diikuti oleh Pangeran Louis dari Cambridge.

Keenam dalam garis suksesi adalah Pangeran Harry, Duke of Sussex, diikuti oleh Archie Mountbatten-Windsor dan Lilibet Mountbatten-Windsor. Setelah itu, garis suksesi diserahkan kepada Duke of York, diikuti oleh Putri Beatrice.

Baca: Penyusup Kastil Windsor Ingin Bunuh Ratu Elizabeth II untuk Balas Dendam

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
75 Gol dalam 24 Laga,...
75 Gol dalam 24 Laga, Piala Dunia 2026 Penuh Drama
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
F-35 AS vs Su-35 Rusia,...
F-35 AS vs Su-35 Rusia, Siapa yang Akan Lebih Unggul jika Bertemu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved