Garis Suksesi Kerajaan Inggris: Jika Ratu Elizabeth II Meninggal, Siapa yang Bertakhta?
Kamis, 08 September 2022 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat itu, ditetapkan bahwa Parlemen akan mengatur suksesi takhta dan bahwa seorang penguasa dapat kehilangan gelarnya jika dianggap salah mengatur.
Siapa yang bisa dan siapa yang tidak bisa bertakhta?
Bill of Rights dan Act of Settlement keduanya menjabarkan kondisi yang harus dipenuhi seseorang untuk menggantikan takhta.
Di bawah Act of Settlement, hanya keturunan Protestan dari Putri Sophia yang berhak naik takhta. Selain itu, seorang Katolik Roma dikecualikan dari penerus takhta di bawah Bill of Rights dan Act of Settlement.
Baca: Resmi, Liz Truss Jadi PM Inggris Setelah Bertemu Ratu Elizabeth II
Penguasa juga harus berada dalam persekutuan dengan Gereja Inggris dan bersumpah untuk mempertahankan Gereja Inggris dan Gereja Skotlandia untuk naik takhta. Mereka juga harus berjanji untuk menegakkan suksesi Protestan.
Siapa yang bisa dan siapa yang tidak bisa bertakhta?
Bill of Rights dan Act of Settlement keduanya menjabarkan kondisi yang harus dipenuhi seseorang untuk menggantikan takhta.
Di bawah Act of Settlement, hanya keturunan Protestan dari Putri Sophia yang berhak naik takhta. Selain itu, seorang Katolik Roma dikecualikan dari penerus takhta di bawah Bill of Rights dan Act of Settlement.
Baca: Resmi, Liz Truss Jadi PM Inggris Setelah Bertemu Ratu Elizabeth II
Penguasa juga harus berada dalam persekutuan dengan Gereja Inggris dan bersumpah untuk mempertahankan Gereja Inggris dan Gereja Skotlandia untuk naik takhta. Mereka juga harus berjanji untuk menegakkan suksesi Protestan.
Lihat Juga :