Apakah China Akan Invasi Taiwan Habis-habisan? Ini Jawaban Beijing

Kamis, 08 September 2022 - 11:05 WIB
loading...
A A A
Xiao mengatakan komentar tersebut merujuk pada pembelajaran bahasa dan sejarah China. "Saya tidak akan menggunakan kata 'pendidikan ulang'. Ini membawa arti yang sangat rumit," katanya.

Diplomat itu juga menolak hasil survei jangka panjang tentang sikap politik publik Taiwan terhadap China sebagai survei yang berpotensi menyesatkan. "[Sebuah] jajak pendapat terkadang tidak mengungkapkan fakta," katanya.

Sebuah jajak pendapat Juli oleh Pusat Studi Pemilihan Universitas Nasional Chengchi di Taipei menemukan hanya 6,5 persen publik Taiwan tertarik pada beberapa bentuk persatuan dengan China, sementara 82,1 persen mengatakan mereka akan memilih keberadaan politik yang terpisah atau setidaknya memutuskan nanti.

Pusat tersebut telah melacak preferensi politik Taiwan selama hampir tiga dekade, sejak 1994.

Xiao, bagaimanapun, melanjutkan pembingkaian Beijing atas fenomena tersebut karena hanya dipimpin oleh "segelintir orang".
"Bagi mereka yang memisahkan diri, ini bukan soal mendidik kembali. Mereka akan dihukum sesuai hukum," katanya.

Taiwan, yang menganggap dirinya sebagai negara merdeka secara fungsional, menolak klaim kedaulatan Beijing atas pulau itu.
Beijing tidak pernah memerintah Taiwan sejak Republik Rakyat China didirikan oleh Partai Komunis China pada tahun 1949.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved