Korea Utara Tuding Pakar HAM PBB Boneka AS

Jum'at, 02 September 2022 - 21:33 WIB
loading...
Korea Utara Tuding Pakar...
Pelapor Khusus HAM PBB untuk Korea Utara Elizabeth Salmon. Foto/Reuters
A A A
SEOUL - Pyongyang menuduh pelapor khusus PBB yang baru diangkat tentang hak asasi manusia (HAM) Korea Utara (Korut) sebagai "boneka AS." Korea Utara menyebutnya telah membuat pernyataan sembrono yang tidak dapat diampuni terhadap rezim tersebut.

Tuduhan itu muncul saat pelapor khusus Korut PBB yang baru, Elizabeth Salmon, mengunjungi Seoul dalam perjalanan pertamanya sejak diangkat untuk peran itu bulan lalu.

Salmon, seorang profesor hukum internasional asal Peru, telah mengadakan serangkaian pertemuan dengan pejabat Korea Selatan (Korsel) dan anggota kelompok sipil untuk membahas situasi di Korea Utara sejak tiba awal pekan ini.

Baca: Korut Berniat Kirim Pekerja ke Wilayah Ukraina Timur yang Diduduki Rusia

"Kami telah memperjelas pendirian prinsip kami bahwa kami tidak mengakui atau berurusan dengan 'pelapor khusus' yang hanya boneka AS," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara yang tidak disebutkan namanya dalam sebuah pernyataan bahasa Inggris yang dilaporkan kantor berita resmi Pyongyang, KCNA, seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (2/9/2022).

Juru bicara itu mengatakan kegiatan pelapor adalah kedok kampanye kotor Amerika Serikat (AS) melawan Korea Utara, menuduh Salmon berani membuat pernyataan sembrono yang tidak dapat diampuni yang melanggar sistem dan hak kedaulatan Pyonyang yang tidak dapat diganggu gugat.

“PBB seharusnya tidak lagi membiarkan nama dan misinya disalahgunakan untuk kebijakan permusuhan AS terhadap DPRK,” tambah juru bicara itu, menggunakan akronim untuk nama resmi Korea Utara.

Baca: Paus Fransiskus Minta Rezim Kim Jong-un Mengundangnya ke Korut

Pernyataan itu menyebut Salmon sebagai "dia" karena kesalahan jenis kelaminnya.

PBB membentuk pelapor khusus tentang hak asasi manusia Korea Utara pada tahun 2004 ketika kekhawatiran internasional tumbuh atas tuduhan pelanggaran berat di negara tertutup itu.

Meski begitu, tak satu pun dari utusan khusus PBB telah diberikan akses ke negara itu untuk misi pencarian fakta.

Baca: Adik Kim Jong-un Marah pada Presiden Korsel soal Barter Nuklir: Tutup Mulutmu!

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved