Saran Trump Suntik Disiinfektan Bikin Banyak Warga AS Keracunan

Senin, 27 April 2020 - 12:28 WIB
loading...
A A A
"Tapi itu benar-benar membunuhnya, dan itu akan membunuhnya di tangan dan itu akan membuat segalanya menjadi lebih baik. Itu dilakukan dalam bentuk pertanyaan sarkastik kepada para wartawan."

Meski Presiden Trump sudah menyampaikan klarifikasi, banyak warga AS justru mengikuti gagasan berbahaya tersebut.

Pihak berwenang di New York, Michigan, Maryland dan Illinois telah melaporkan peningkatan panggilan telepon ke pusat kendali keracunan mereka yang berkaitan dengan paparan produk pembersih rumah tangga pada hari-hari setelah pernyataan Trump. (Baca juga: Heboh Ide Suntik Disinfektan Pasien COVID-19, Ini Klarifikasi Trump )

Departemen Kesehatan dan Kebersihan Mental New York City mengatakan kepada National Public Radio bahwa pusat kendali keracunan mereka menerima 30 panggilan dalam 18 jam setelah komentar Trump. Angka itu dua kali lipat dari 13 kasus yang terjadi selama periode yang sama pada tahun 2019.

Juru bicara departemen Pedro F Frisneda mengatakan 10 kasus terkait dengan paparan pemutih, sembilan terkait Lysol dan 11 kasus terkait berbagai produk pembersih rumah tangga lainnya.

Gubernur Michigan Gretchen Whitmer dan Gubernur Maryland Larry Hogan pada hari Minggu mengindikasikan bahwa negara bagian yang mereka pimpin telah mencatat lonjakan panggilan yang dilakukan ke hotline darurat sejak pernyataan Trump keluar.

"Ratusan telepon masuk ke hotline darurat kami di departemen kesehatan kami menanyakan apakah itu benar untuk menelan produk pembersih Clorox atau alkohol—apakah itu akan membantu mereka melawan virus," kata Hogan kepada ABC News.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved