Seorang Turis Jerman Ditahan di Iran

Minggu, 28 Agustus 2022 - 23:00 WIB
loading...
Seorang Turis Jerman Ditahan di Iran
Ilustrasi
A A A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Jerman pada Sabtu (27/8/2022) menyatakan, seorang turis Jerman ditahan di Iran . Kementerian menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut, namun mengatakan pria itu menerima bantuan konsuler.

Seperti dilaporkan Reuters, Kementerian Dalam Negeri Iran tidak segera tersedia untuk mengomentari penahanan tersebut. Berita penangkapan tersebut menyusul penahanan sejumlah orang asing dan warga negara ganda oleh pasukan keamanan Iran selama beberapa tahun terakhir.

Baca: AS: Serangan Udara ke Suriah adalah Pesan untuk Iran

Sebagian besar ditangkap atas tuduhan spionase dan terkait keamanan. Kelompok-kelompok hak asasi manusia menyebut itu taktik untuk memenangkan konsesi dari luar negeri dengan menciptakan tuduhan, yang dibantah oleh Teheran.

Pada bulan Juni, pengadilan banding Iran mengkonfirmasi hukuman hampir 9 tahun untuk turis Prancis yang dipenjara Benjamin Briere atas tuduhan mata-mata, sekitar dua tahun setelah dia ditangkap di dekat perbatasan dengan Turkmenistan karena mengambil gambar dengan pesawat tak berawak.

Pada bulan Juli, Iran mengatakan telah menangkap seorang warga negara Swedia atas tuduhan spionase, beberapa minggu setelah pengadilan di Stockholm menghukum seorang mantan pejabat Iran karena kejahatan perang.

Baca: Iran Bersiap Gelar Latihan Drone Militer Skala Besar

Pengadilan Iran saat ini sedang mengadili Jamshid Sharmahd, seorang warga Jerman-Iran yang dituduh memimpin kelompok oposisi bersenjata. Teheran mengatakan pada 2020, bahwa dinas intelijennya telah menahan Sharmahd yang berbasis di AS tanpa memberikan perincian. Keluarganya mengatakan dia telah diculik saat mengunjungi Dubai.

Agustus lalu, sebuah pengadilan Iran menghukum aktivis hak Jerman-Iran Nahid Taghavi lebih dari 10 tahun penjara atas tuduhan keamanan nasional.
(esn)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1529 seconds (11.210#12.26)