China Sepakati UU Keamanan Baru, Masa Depan Hong Kong Suram?

Rabu, 01 Juli 2020 - 09:05 WIB
loading...
China Sepakati UU Keamanan...
apal pesiar melintasi Victoria Harbour di depan gedung pencakar langit di Hong Kong, China. Foto/Reuters
A A A
HONG KONG - China mengesahkan undang-undang (UU) keamanan yang memberikan negara itu wewenang baru atas Hong Kong. Bagi pendukung UU tersebut akan menjadikan Hong Kong sebagai Kawasan yang stabil untuk investasi dan bisnis. Namun,bagi penentangnya, masa depan Hong Kong akan semakin suram karena kebebasan berpendapat dan berekspresi akan semakin terkekang dan terancam.

China mengumumkan bahwa negara itu akan memberlakukan undang-undang yang mengkriminalkan tindakan pemisahan diri, subversi, terorisme, atau kolusi dengan pasukan asing. Itu muncul setelah gelombang demonstrasi akhir tahun lalu - yang dipicu oleh undang-undang lain - yang kemudian menjadi gerakan pro-demonstrasi. UU itu disahkan olh 162 anggota parlemen China dengan satu suara.

Para kritikus khawatir regulasi yang kontroversial ini bisa menjadi ancaman yang lebih besar bagi identitas Hong Kong. Mereka memperingatkan itu akan merusak independensi peradilan Hong Kong dan menghancurkan kebebasan warga, yang tidak tersedia di daratan China . Padahal, Hong Kong diserahkan kembali ke China oleh Inggris pada 1997, dengan kesepakatan unik yang menjamin kebebasan tertentu.

Sejumlah tokoh pro-demokrasi di Hong Kong, termasuk pemimpin Partai Demokrat Wu Chi-wai, mengatakan UU itu adalah kematian "satu negara, dua sistem". Hal senada juga diungkapkan anggota parlemen dari Partai Sipil, Dennis Kwok. “Jika langkah ini dilakukan, 'satu negara, dua sistem' akan secara resmi terhapuskan. Ini adalah akhir dari Hong Kong,” kata Kwok. (Baca: Uni Eropa Depak Amerika dari Daftar Perjalanan Aman)

Politikus Hong Kong lainnya, Tanya Chan, menambahkan bahwa ini adalah hari paling menyedihkan dalam sejarah Hong Kong. Kemudian, aktivis mahasiswa dan politisi, Joshua Wong, menjelaskan UUadalah usaha Beijing untuk membungkam suara kritis warga Hong Kong dengan kekuatan dan ketakutan. "Itu menandai akhir Hong Kong yang telah dikenal dunia sebelumnya," kata Wong, dilansir Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved