Uni Eropa Depak Amerika Serikat dari Daftar Perjalanan Aman
Selasa, 30 Juni 2020 - 23:01 WIB
loading...
Penumpang memakai masker di Bandara Fiumicino, Roma, Italia. Foto/REUTERS
A
A
A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) depak Amerika Serikat (AS) dari daftar aman sementara negara-negara yang para pelancong diizinkan datang ke blok itu mulai Rabu (1/7).
Blok dengan 27 negara itu menyetujui perjalanan wisata atau bisnis dari 14 negara di luar perbatasannya, sesuai pernyataan Dewan UE, perwakilan negara-negara UE.
Negara-negara yang diizinkan adalah Aljazair, Australia, Kanada, Georgia, Jepang, Montenegro, Moroko, Selandia Baru, Rwanda, Serbia, Korea Selatan (Korsel), Thailand, Tunisia dan Uruguay.
China juga telah disetujui sementara, meski perjalanan hanya terbuka jika otoritas China juga mengizinkan para pelancong dari UE. Langkah balasan ini menjadi syarat untuk masuk dalam daftar aman itu.
Rusia, Brasil dan Turki, bersama AS, menjadi beberapa negara yang wabah virus corona dianggap lebih buruk dibandingkan rata-rata UE dan harus menunggu minimal dua pekan untuk peninjauan ulang.
UE akan melakukan peninjauan ulang setiap dua pekan. Langkah ini bertujuan mendukung industri perjalanan dan tujuan wisata UE, terutama negara-negara di Eropa selatan yang terkena dampak terbesar pandemi Covid-19.
Daftar itu perlu disetujui oleh mayoritas negara-negara UE, atau 15 negara anggota yang mewakili 65% populasi blok tersebut.
Blok dengan 27 negara itu menyetujui perjalanan wisata atau bisnis dari 14 negara di luar perbatasannya, sesuai pernyataan Dewan UE, perwakilan negara-negara UE.
Negara-negara yang diizinkan adalah Aljazair, Australia, Kanada, Georgia, Jepang, Montenegro, Moroko, Selandia Baru, Rwanda, Serbia, Korea Selatan (Korsel), Thailand, Tunisia dan Uruguay.
China juga telah disetujui sementara, meski perjalanan hanya terbuka jika otoritas China juga mengizinkan para pelancong dari UE. Langkah balasan ini menjadi syarat untuk masuk dalam daftar aman itu.
Rusia, Brasil dan Turki, bersama AS, menjadi beberapa negara yang wabah virus corona dianggap lebih buruk dibandingkan rata-rata UE dan harus menunggu minimal dua pekan untuk peninjauan ulang.
UE akan melakukan peninjauan ulang setiap dua pekan. Langkah ini bertujuan mendukung industri perjalanan dan tujuan wisata UE, terutama negara-negara di Eropa selatan yang terkena dampak terbesar pandemi Covid-19.
Daftar itu perlu disetujui oleh mayoritas negara-negara UE, atau 15 negara anggota yang mewakili 65% populasi blok tersebut.
Lihat Juga :