Korut Tingkatkan Kewaspadaan pada Virus Baru yang Ditemukan di China

Rabu, 24 Agustus 2022 - 11:53 WIB
loading...
Korut Tingkatkan Kewaspadaan...
Korut Tingkatkan Kewaspadaan pada Virus Baru yang Ditemukan di China. FOTO/Reuters
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) pada Rabu (24/8/2022) menyerukan peningkatan kewaspadaan terhadap virus baru yang terdeteksi di China . Seruan ini muncul hanya beberapa pekan setelah negara itu mengklaim kemenangan atas krisis COVID-19.

Rodong Sinmun, sebuah organ dari Partai Buruh Utara, memuat sebuah artikel yang memperingatkan bahwa virus zoonosis baru yang disebut Langya henipavirus dapat menyebabkan "pandemi lain."

Baca: Korea Utara Deklarasi Kemenangan Lawan Covid-19, Pembatasan Dicabut

"Beberapa ahli mengatakan virus itu bisa merenggut nyawa seperti virus corona baru jika terinfeksi di antara orang-orang karena virus itu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah," sebut laporan Rondong Sinmun, seperti dikutip dari Yonhap.

Virus Langya diketahui telah menginfeksi 35 orang pada tahun lalu sejak pertama kali ditemukan di provinsi Shandong, Tiongkok timur, pada Desember 2018.

Pyongyang mengumumkan kasus COVID-19 pertamanya pada 12 Mei setelah mengklaim bebas virus corona selama lebih dari dua tahun. Sejak mendeklarasikan kemenangan atas virus, ia telah mencabut mandat masker wajah dan mengurangi pembatasan antivirus di seluruh negeri.

Pyongyang juga mengumumkan diakhirinya kebijakan penahanan ketat yang diberlakukan musim semi lalu. Selama pidato pada Kamis (11/8/2022), Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memuji para dokter dan "pejuang kesehatan" lainnya yang bekerja melalui pandemi.

Baca: Korea Utara Klaim Sudah Mendekati Akhir Pandemi Covid-19

Kim menyatakan, Pyongyang telah memenangkan pertempurannya dengan virus corona dan memusnahkan patogen mematikan di dalam perbatasannya. “Perang karantina yang menyakitkan telah berakhir, dan hari ini kami akhirnya menyatakan kemenangan,” ujar Kim, seperti dikutip media pemerintah.

Meskipun pejabat Korea Utara pada awalnya menyatakan negara itu tidak memiliki kasus untuk beberapa waktu setelah wabah global dimulai, mereka akhirnya mengakui infeksi pada Mei tahun ini, dengan Kim mengakui negara itu menghadapi “krisis epidemi yang parah.”

Namun, pemimpin tersebut mengklaim berkat “kemauan kuat dan upaya tak kenal putus asa” dari para ilmuwan dan petugas kesehatan, pandemi telah “sepenuhnya diselesaikan” di Korea Utara.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved