Bangladesh Pangkas Hari Sekolah dan Jam Kerja untuk Hemat Listrik
Rabu, 24 Agustus 2022 - 09:22 WIB
loading...
Bangladesh Pangkas Hari Sekolah dan Jam Kerja untuk Hemat Listrik. FOTO/Reuters
A
A
A
DHAKA - Sekolah-sekolah di Bangladesh akan tutup satu hari lagi setiap minggunya dan kantor-kantor pemerintah serta bank akan mempersingkat hari kerja mereka satu jam. Semua langkah ini diambil untuk mengurangi penggunaan listrik di negara tersebut. Pengurangan jam tersebut mulai berlaku pada Rabu (24/8/2022).
“Di Bangladesh, sebagian besar sekolah tutup pada hari Jumat, tetapi sekarang juga akan tutup pada hari Sabtu,” jelas Sekretaris Kabinet Bangladesh, Khandker Anwarul Islam, seperti dikutip dari AP.
Baca: Bangladesh Minta Bantuan China Pulangkan Pengungsi Rohingya ke Myanmar
Menurutnya, kantor pemerintah dan bank akan memotong hari kerja mereka menjadi tujuh jam dari delapan jam sebelumnya, tetapi kantor swasta akan diizinkan untuk mengatur jadwal mereka sendiri.
Dalam beberapa pekan terakhir, Bangladesh telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi tekanan pada cadangan mata uang asingnya yang menurun. Bulan lalu, harga bahan bakar dinaikkan lebih dari 50 persen.
Pemerintah mengatakan sedang menjajaki opsi untuk mendapatkan bahan bakar yang lebih murah dari Rusia di bawah pengaturan khusus. Keputusan itu menuai kritik, tetapi pemerintah mengatakan perlu untuk memangkas kerugian di tengah kenaikan harga bahan bakar internasional.
Protes jalanan kecil terhadap harga yang lebih tinggi telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir, dan pemerintah mengatakan harga domestik akan disesuaikan setelah harga internasional turun. Negara ini lebih sering mengalami pemadaman listrik setelah pemerintah menghentikan operasi semua pembangkit listrik tenaga diesel, mengurangi produksi listrik harian sebesar 1.000 megawatt.
“Di Bangladesh, sebagian besar sekolah tutup pada hari Jumat, tetapi sekarang juga akan tutup pada hari Sabtu,” jelas Sekretaris Kabinet Bangladesh, Khandker Anwarul Islam, seperti dikutip dari AP.
Baca: Bangladesh Minta Bantuan China Pulangkan Pengungsi Rohingya ke Myanmar
Menurutnya, kantor pemerintah dan bank akan memotong hari kerja mereka menjadi tujuh jam dari delapan jam sebelumnya, tetapi kantor swasta akan diizinkan untuk mengatur jadwal mereka sendiri.
Dalam beberapa pekan terakhir, Bangladesh telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi tekanan pada cadangan mata uang asingnya yang menurun. Bulan lalu, harga bahan bakar dinaikkan lebih dari 50 persen.
Pemerintah mengatakan sedang menjajaki opsi untuk mendapatkan bahan bakar yang lebih murah dari Rusia di bawah pengaturan khusus. Keputusan itu menuai kritik, tetapi pemerintah mengatakan perlu untuk memangkas kerugian di tengah kenaikan harga bahan bakar internasional.
Protes jalanan kecil terhadap harga yang lebih tinggi telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir, dan pemerintah mengatakan harga domestik akan disesuaikan setelah harga internasional turun. Negara ini lebih sering mengalami pemadaman listrik setelah pemerintah menghentikan operasi semua pembangkit listrik tenaga diesel, mengurangi produksi listrik harian sebesar 1.000 megawatt.
Lihat Juga :