Ukraina Olok-olok Tuduhan Pembunuhan Putri Si 'Otak Putin'
Rabu, 24 Agustus 2022 - 01:39 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, penasihat kantor kepresidenan Ukraina Mykhailo Podolyak, mengatakan propaganda Rusia hidup di dunia fiksi. Ia menambahkan bahwa pengeboman mobil adalah bagian dari perjuangan dalam dinas khusus Rusia.
Layanan Keamanan Federal, FSB, Rusia mengatakan telah memecahkan kasus tersebut dan menyalahkan Ukraina secara langsung. Menurut laporan FSB tentang kematian Darya Dugina, seorang wanita Ukraina yang terkait dengan dinas keamanan di Kiev telah pindah ke Rusia pada Juli bersama putrinya yang masih kecil.
"Wanita itu telah menyewa sebuah apartemen di gedung yang sama dengan Dugina selama sebulan, untuk mempersiapkan serangan itu," kata FSB.
Pada saat itu, dia diduga mengikuti targetnya melalui Moskow dengan Mini Cooper - di mana dia menggunakan tiga plat nomor yang berbeda.
FSB kemudian merilis video yang dimaksudkan untuk menunjukkan mobil tersangka memasuki Rusia, kemudian memasuki gedung Dugina dan akhirnya meninggalkan Rusia ke Estonia.
Baca juga: Wanita Ukraina Ini Tersangka Bom Mobil yang Tewaskan Putri Si 'Otak Putin'
Media Rusia mengaitkan tersangka yang diidentifikasi oleh FSB dengan resimen Azov Ukraina, yang menurut Moskow adalah kelompok teroris. Resimen Azov dengan tegas membantah tuduhan itu.
Estonia juga menolak klaim Rusia bahwa tersangka pembunuh Dugina telah melarikan diri melintasi perbatasan sebagai provokasi dalam garis provokasi yang sangat panjang oleh Federasi Rusia".
Layanan Keamanan Federal, FSB, Rusia mengatakan telah memecahkan kasus tersebut dan menyalahkan Ukraina secara langsung. Menurut laporan FSB tentang kematian Darya Dugina, seorang wanita Ukraina yang terkait dengan dinas keamanan di Kiev telah pindah ke Rusia pada Juli bersama putrinya yang masih kecil.
"Wanita itu telah menyewa sebuah apartemen di gedung yang sama dengan Dugina selama sebulan, untuk mempersiapkan serangan itu," kata FSB.
Pada saat itu, dia diduga mengikuti targetnya melalui Moskow dengan Mini Cooper - di mana dia menggunakan tiga plat nomor yang berbeda.
FSB kemudian merilis video yang dimaksudkan untuk menunjukkan mobil tersangka memasuki Rusia, kemudian memasuki gedung Dugina dan akhirnya meninggalkan Rusia ke Estonia.
Baca juga: Wanita Ukraina Ini Tersangka Bom Mobil yang Tewaskan Putri Si 'Otak Putin'
Media Rusia mengaitkan tersangka yang diidentifikasi oleh FSB dengan resimen Azov Ukraina, yang menurut Moskow adalah kelompok teroris. Resimen Azov dengan tegas membantah tuduhan itu.
Estonia juga menolak klaim Rusia bahwa tersangka pembunuh Dugina telah melarikan diri melintasi perbatasan sebagai provokasi dalam garis provokasi yang sangat panjang oleh Federasi Rusia".
Lihat Juga :