Umat Muslim di Israel Sering Mendapat Diskriminasi, Bagaimana Kehidupannya?

Selasa, 23 Agustus 2022 - 15:13 WIB
loading...
Umat Muslim di Israel Sering Mendapat Diskriminasi, Bagaimana Kehidupannya?
Umat Islam salat di kompleks Masjid Al Aqsa saat pasukan Israel berdiri di sekitarnya. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Masyarakat Israel mayoritas beragama Yahudi dengan persentase 74,2% dari populasi. Dengan ini, maka Yahudi adalah agama yang sangat mendominasi di Israel.

Selain itu, ada pula agama Islam yang turut dianut oleh masyarakat Israel, dengan persentase 17,8%. Pew Research menyebut, Muslim di Israel sangat taat apabila dibandingkan dengan agama lain, bahkan dari agama utama di sana, Yahudi.

Hasil riset yang dilakukan Pew Research menyebut, 68% Muslim Israel mengatakan bahwa agama sangat penting dalam hidup mereka. Sementara itu, sekitar 52% Muslim di Israel mengaku melakukan salat 5 waktu secara tepat.

Baca juga: Liga Arab Marah Jerman Intimidasi Presiden Palestina Soal 50 Holocaust Israel

Wilayah Israel yang paling banyak dihuni oleh umat Islam adalah Rahat dengan sekitar 71.300 orang. Disusul Umm Al-Fahm dengan 56 ribu orang dan Nazareth dengan 55.600 orang.

Lantas, bagaimana sebenarnya kehidupan masyarakat Islam di Israel? Umumnya, orang Islam di Israel menyebut diri mereka sebagai orang Israel Palestina.

Sementara, masyarakat Israel menyebutnya sebagai orang Arab. Fenomena ini menempatkan sorotan pada keturunan Palestina yang tetap tinggal usai Israel berdiri.

Melansir laman France24, komunitas minoritas ini mengeluhkan adanya diskriminasi setelah perang antara Israel dan Palestina terjadi.

Diketahui, Israel memiliki sekitar 1,8 juta orang Arab dan mayoritas beragama Islam. Tidak seperti masyarakat Yahudi, orang-orang Arab itu tidak memiliki dinas militer.

Tingkat pengangguran masyarakat Arab, terutama pria yang tinggal di Israel jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan masyarakat Yahudi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3268 seconds (10.101#12.26)