Orang Tertua di Dunia Tomiko Itooka Meninggal di Usia 116 Tahun, Ini Rahasianya Panjang Umur
Minggu, 05 Januari 2025 - 13:55 WIB
loading...
Tomiko Itooka, orang tertua di dunia, telah meninggal pada usia 116 tahun di Jepang. Foto/Gerontology Research Group
A
A
A
TOKYO - Tomiko Itooka, orang tertua di dunia, telah meninggal pada usia 116 tahun di Jepang.
Gelar orang tertua di dunia sekarang diberikan kepada Inah Canabarro Lucas, seorang biarawati Brasil yang hanya 16 hari lebih muda dari Itooka.
Mengutip BBC, Minggu (5/1/2025), Itooka lahir pada 23 Mei 1908 di Osaka, Jepang. Dia hidup dengan merasakan dua perang dunia dan menyaksikan lebih dari satu abad sejarah.
Dia tercatat sebagai seorang pemain bola voli sekolah menengah yang rajin di masa mudanya. Dia kemudian mengelola bisnis tekstil suaminya selama Perang Dunia II.
Setelah menjadi janda pada tahun 1979, dia menikmati “kemerdekaan” di Prefektur Nara dan mulai mendaki gunung—bahkan mendaki Gunung Ontake dua kali.
Baca Juga: Orang Tertua di Dunia Berusia 118 Tahun Meninggal dalam Tidurnya
Itooka secara resmi diakui sebagai orang tertua di dunia pada bulan Agustus 2024 oleh Guinness World Records, menyusul kematian Maria Branyas yang berusia 117 tahun, menurut Gerontology Research Group.
Gelar orang tertua di dunia sekarang diberikan kepada Inah Canabarro Lucas, seorang biarawati Brasil yang hanya 16 hari lebih muda dari Itooka.
Mengutip BBC, Minggu (5/1/2025), Itooka lahir pada 23 Mei 1908 di Osaka, Jepang. Dia hidup dengan merasakan dua perang dunia dan menyaksikan lebih dari satu abad sejarah.
Dia tercatat sebagai seorang pemain bola voli sekolah menengah yang rajin di masa mudanya. Dia kemudian mengelola bisnis tekstil suaminya selama Perang Dunia II.
Setelah menjadi janda pada tahun 1979, dia menikmati “kemerdekaan” di Prefektur Nara dan mulai mendaki gunung—bahkan mendaki Gunung Ontake dua kali.
Baca Juga: Orang Tertua di Dunia Berusia 118 Tahun Meninggal dalam Tidurnya
Itooka secara resmi diakui sebagai orang tertua di dunia pada bulan Agustus 2024 oleh Guinness World Records, menyusul kematian Maria Branyas yang berusia 117 tahun, menurut Gerontology Research Group.
Lihat Juga :