Iran Dilaporkan Cabut Tuntutan IRGC Dihapus dari Daftar Teroris AS

Minggu, 21 Agustus 2022 - 08:00 WIB
loading...
Iran Dilaporkan Cabut...
Iran dilaporkan cabut tuntutan IRGC dihapus dari daftar teroris AS. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Iran secara resmi telah membatalkan tuntutan utamanya yaitu penghapusan Korps Garda Revolusi atau IRGC dari daftar teroris Amerika Serikat (AS). Itu telah menjadi titik utama dalam upaya menghidupkan kembali perjanjian nuklir 2015.

Hal tersebut diungkapkan seorang pejabat senior pemerintah Amerika Serikat (AS) kepada CNN.

Menurut pejabat itu dalam tanggapannya terhadap rancangan perjanjian kesepakatan nuklir yang diusulkan oleh Uni Eropa, yang digambarkan sebagai rancangan 'final', Iran tidak menuntut agar IRGC dihapus dari daftar Organisasi Teroris Asing Departemen Luar Negeri AS.

"Versi teks saat ini, dan apa yang mereka tuntut, membatalkannya," kata pejabat itu, mencatat bahwa AS telah berulang kali dan secara konsisten menolak permintaan tersebut.

"Jadi jika kita lebih dekat dengan kesepakatan, itu sebabnya," imbuhnya seperti dikutip dari media yang berbasis di AS itu, Minggu (21/8/2022).

Tidak hanya itu, menurut pejabat itu, Iran juga membatalkan tuntutan terkait delisting beberapa perusahaan yang terkait dengan IRGC.

"Presiden telah tegas dan konsisten bahwa dia tidak akan mencabut penetapan teroris Korps Pengawal Revolusi Iran," Pejabat itu menambahkan.



Tetapi pejabat itu mengatakan bahwa sementara kesepakatan sekarang lebih dekat daripada dua minggu lalu, hasilnya tetap tidak pasti karena beberapa celah tetap ada.

"Presiden Biden hanya akan menyetujui kesepakatan yang memenuhi kepentingan keamanan nasional kita," ujarnya.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Bocah 8 Tahun Terseret...
Bocah 8 Tahun Terseret Ombak Pantai Tiram Padang Pariaman
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
Polisi Dibegal di Jalan...
Polisi Dibegal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang Bekasi, Motornya Dibawa Kabur Pelaku
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
4 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
7 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
7 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
8 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
9 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
10 jam yang lalu
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved