Swiss Terancam Pemberontakan dan Penjarahan pada Musim Dingin Nanti

Minggu, 21 Agustus 2022 - 05:01 WIB
loading...
Swiss Terancam Pemberontakan dan Penjarahan pada Musim Dingin Nanti
Para pejalan kaki berada di pusat perbelanjaan Bahnhofstrasse, Zurich, Swiss, 1 Maret 2021. Foto/REUTERS/Arnd Wiegmann
A A A
ZURICH - Rakyat Swiss mungkin akan memberontak dan melakukan penjarahan jika negara Alpen itu dilanda krisis energi yang parah pada musim dingin ini.

Peringatan resmi itu diungkapkan kepala kepolisian dari salah satu wilayah Swiss kepada media lokal, Sabtu (20/8/2022).

Fredy Fassler, kepala Departemen Keamanan dan Kehakiman di St Gallen, mengatakan kepada harian berbahasa Jerman Blick bahwa pemadaman listrik akan memiliki “konsekuensi yang luas.”

“Bayangkan, Anda tidak bisa lagi menarik uang di ATM, Anda tidak bisa lagi membayar dengan kartu di toko atau mengisi bensin di SPBU. Pemanasan berhenti bekerja. Ini dingin. Jalan-jalan menjadi gelap. Bisa dibayangkan bahwa penduduk akan memberontak atau akan ada penjarahan,” ujar dia.

Baca juga: Wali Kota London: Jutaan Orang Bisa Tanpa Pemanas dan Makanan di Musim Dingin

Dia menambahkan, pihak berwenang negara itu harus mengambil langkah-langkah untuk mempersiapkan skenario ekstrem seperti itu.

Menurut Fassler, meskipun dia tidak berpikir bencana seperti itu mungkin terjadi, polisi telah bersiap untuk kemungkinan seperti itu.

“Latihan yang dilakukan pada tahun 2014 untuk mempersiapkan skenario pemadaman menunjukkan kekurangan utama, termasuk kurangnya generator darurat untuk polisi, rumah sakit dan infrastruktur dan layanan penting lainnya,” papar dia.

Baca juga: Drone Serang Markas Besar Armada Laut Hitam Rusia di Krimea

“Kekurangan ini telah diatasi dalam beberapa tahun terakhir, sehingga pasukan keamanan siap,” ujar kepala polisi itu.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1986 seconds (11.252#12.26)