Kelaparan Meluas, Penjarahan Makanan Meningkat di Gaza

Sabtu, 03 Mei 2025 - 13:15 WIB
loading...
Kelaparan Meluas, Penjarahan...
Warga Palestina yang mengungsi menerima makanan hangat yang didistribusikan organisasi bantuan di Kamp Pengungsi Jabalia di Gaza utara pada 30 April 2025. Foto/Mahmoud ?ssa/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Peningkatan penjarahan toko-toko makanan dan dapur umum di Jalur Gaza menunjukkan meluasnya keputusasaan saat kelaparan semakin parah.

Israel telah menghentikan pasokan bantuan ke wilayah Palestina selama dua bulan, menurut pejabat bantuan yang dikutip Reuters.

Warga Palestina dan pejabat bantuan mengatakan lima insiden penjarahan terjadi di seluruh wilayah itu pada Kamis (1/5/2025), termasuk di dapur umum, toko-toko pedagang, dan kompleks utama badan pengungsi Palestina PBB (UNRWA) di Gaza.

Pasukan Israel melanjutkan pemboman genosida dan serangan darat di seluruh Gaza yang dimulai hampir 19 bulan lalu. Serangan udara Israel menewaskan 12 warga Palestina pada 1 Mei, menurut Kementerian Kesehatan.

“Penjarahan itu merupakan sinyal serius tentang betapa seriusnya keadaan di Jalur Gaza, meluasnya kelaparan, hilangnya harapan dan keputusasaan di antara penduduk serta tidak adanya kewenangan hukum,” ungkap Amjad Al-Shawa, direktur Jaringan Organisasi Non-Pemerintah Palestina (PNGO) di Gaza.

“Ribuan orang terlantar menerobos kompleks UNRWA di Kota Gaza pada 1 Mei, mencuri obat-obatan dari apoteknya dan merusak kendaraan,” papar Louise Wateridge, pejabat senior untuk badan yang berkantor pusat di Yordania.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved