Takut Dipersekusi, Ribuan Orang Yahudi Tinggalkan Rusia
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Kesedihan tertangkap dalam suaranya karena harus berpikir untuk meninggalkan rumah dan negaranya terlalu jelas, dan dia berbicara tentang ketakutannya tidak dapat menemukan pekerjaan di luar negeri serta tidak memiliki tabungan dalam jumlah besar.
Baca juga: Kisruh Penutupan Badan Yahudi, Delegasi Israel Datang ke Rusia
Tetapi seperti yang disarankan Shternshis, kecemasan Alexander tentang masa depan keluarganya di Rusia lebih dari sekadar menentang perang.
"Pihak berwenang di Rusia tidak dapat diprediksi dan mereka memiliki kecenderungan buruk; Yahudi menjadi salah satu target propaganda mereka, kami secara tradisional adalah cara yang baik untuk menemukan musuh internal. Kakek buyut dan kakek nenek saya menderita saat itu," katanya.
Alexander mengatakan dia hanya mengenal dua keluarga Yahudi lainnya dan bahwa komunitas tersebut bukanlah bagian besar dari hidupnya.
Tapi dia takut bahwa betapapun terintegrasinya dia, ini tidak akan menjadi masalah jika mood terhadap orang Yahudi berubah.
Dia telah mengajukan permohonan kewarganegaraan Israel dan akan diwawancarai dalam beberapa minggu mendatang.
Salah satu hal yang membuat Alexander khawatir adalah pernyataan niat Kremlin untuk menutup cabang Rusia dari Badan Yahudi.
"Tiba-tiba kami melihat itu di berita, dan kami bertanya-tanya apa selanjutnya? Kami merasa sangat tidak aman dan kami pikir kami bisa kehilangan pekerjaan, atau masuk penjara. Segalanya menjadi sangat menakutkan," ujarnya.
Baca juga: Israel Terima Lebih Banyak Yahudi Rusia Dibanding dari Ukraina
Baca juga: Kisruh Penutupan Badan Yahudi, Delegasi Israel Datang ke Rusia
Tetapi seperti yang disarankan Shternshis, kecemasan Alexander tentang masa depan keluarganya di Rusia lebih dari sekadar menentang perang.
"Pihak berwenang di Rusia tidak dapat diprediksi dan mereka memiliki kecenderungan buruk; Yahudi menjadi salah satu target propaganda mereka, kami secara tradisional adalah cara yang baik untuk menemukan musuh internal. Kakek buyut dan kakek nenek saya menderita saat itu," katanya.
Alexander mengatakan dia hanya mengenal dua keluarga Yahudi lainnya dan bahwa komunitas tersebut bukanlah bagian besar dari hidupnya.
Tapi dia takut bahwa betapapun terintegrasinya dia, ini tidak akan menjadi masalah jika mood terhadap orang Yahudi berubah.
Dia telah mengajukan permohonan kewarganegaraan Israel dan akan diwawancarai dalam beberapa minggu mendatang.
Salah satu hal yang membuat Alexander khawatir adalah pernyataan niat Kremlin untuk menutup cabang Rusia dari Badan Yahudi.
"Tiba-tiba kami melihat itu di berita, dan kami bertanya-tanya apa selanjutnya? Kami merasa sangat tidak aman dan kami pikir kami bisa kehilangan pekerjaan, atau masuk penjara. Segalanya menjadi sangat menakutkan," ujarnya.
Baca juga: Israel Terima Lebih Banyak Yahudi Rusia Dibanding dari Ukraina
(ian)
Lihat Juga :