Seteru dengan China Memanas, India Kerahkan 3 Sistem Rudal Sekaligus

Selasa, 30 Juni 2020 - 14:20 WIB
loading...
Seteru dengan China...
Sistem pertahanan rudal Akash buatan India. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - India mengerahkan tiga sistem pertahanan rudal sekaligus wilayahnya yang berbatasan dengan China di Ladakh, pegunungan Himalaya. Langkah militer New Delhi ini mengindikasikan perseteruan dengan Beijing terkait sengketa perbatasan semakin memanas.

Pengerahan sistem misil ini dilakukan akhir pekan lalu. Wilayah sengketa itu telah menjadi medan bentrok mematikan pasukan kedua negara pada 15 Juni lalu, di mana 20 tentara New Delhi tewas.

Tiga senjata pertahanan yang dikerahkan antara lain sistem rudal Akash buatan India, Spyder buatan Israel, dan sistem rudal Pechora dan OSA-AK buatan Uni Soviet—negara yang terpecah-pecah dan kini bernama Rusia.

India dan China sama-sama meningkatkan kehadiran pasukan dalam jumlah besar yang mencakup tentara, pesawat tempur, helikopter, tank, dan artileri berat sejak insiden 15 Juni.

Kedua negara bersenjata nuklir itu saling tuding satu sama lain sebagai pelanggar perbatasan. (Baca: Cerita 120 Tentara India Dikepung Pasukan China, Sebagian Dimutilasi )

Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China telah mengaktifkan beberapa pangkalan di dekat Ladakh di Daerah Otonomi Tibet, di mana pesawat-pesawat tempur secara teratur menunjukkan kekuatan.

Sedangkan India, menurut sumber yang dikutip United Press International (UPI), Selasa (30/6/2020), telah memperkuat sisi perbatasannya dengan TANK howitzer M777 buatan Amerika Serikat (AS).

Lembah Galwan di Ladakh, lokasi bentrok pasukan India dan China, adalah tempat Garis Kontrol Aktual (LAC) yang diperebutkan. Itu merupakan garis demarkasi antara wilayah India dan China yang didirikan pada tahun 1962. Kedua negara bersenjata nuklir ini terikat perjanjian tidak boleh menggunakan senjata militer di LAC, sehingga dalam bentrok mematikan 15 Juni lalu tidak melibatkan senjata militer. (Baca juga: Terungkap, China Kirim Petarung MMA ke Lokasi Bentrok dengan India )

"Tidak ada perubahan dalam peraturan seperti itu," kata Letnan Jenderal Vinod Bhatia, mantan direktur jenderal operasi militer India. "Pihak kami hanya akan bereaksi terhadap provokasi dan jika terjadi keadaan luar biasa."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved