Pangeran Arab Saudi Investasi Rp7,3 Triliun di Rusia sejak Perang Ukraina Dimulai

Senin, 15 Agustus 2022 - 08:39 WIB
loading...
Pangeran Arab Saudi...
Alwaleed bin Talal, miliarder yang juga pangeran Arab Saudi, investasi lebih dari Rp7,3 triliun di perusahaan-perusahaan Rusia sejak Moskow memulai perangnya di Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Alwaleed bin Talal, seorang miliarder yang juga pangeran Arab Saudi , telah menginvestasikan lebih dari USD500 juta (lebih dari Rp7,3 triliun) di perusahaan-perusahaan Rusia . Itu terjadi pada bulan yang sama saat Moskow memulai perangnya di Ukraina .

Pengajuan bursa yang dilihat oleh Bloomberg News menunjukkan Alwaleed's Kingdom Holding Co milik Pangeran Alwaleed pada bulan Februari mengakuisisi saham di Gazprom, Lukoil dan Rosneft.

Kingdom Holding menginvestasikan 1,37 miliar riyal (USD365 juta) dalam kuitansi penyimpanan Amerika Gazprom pada Februari 2022.

Antara Februari hingga Maret, mereka menginvestasikan USD52 juta dalam kuitansi penyimpanan global Rosneft dan USD109 juta dalam kuitansi penyimpanan Amerika Lukoil.

Baca juga: Menkeu Ukraina Pusing Pusing, Kiev Kesulitan Keuangan untuk Gaji Pasukan

Pengajuan bursa tidak menunjukkan kapan perusahaan Pangeran Alwaleed melakukan investasi tertentu, tetapi setelah perang di Ukraina dimulai pada 24 Februari, investasi sang pangeran di perusahaan-perusahaan itu turun dengan cepat nilainya.

Tetapi pengajuan bursa itu menunjukkan bahwa Kingdom Holding telah menginvestasikan USD3,4 miliar dalam ekuitas global dan penerimaan penyimpanan sejak 2020.

Awal tahun ini, Pangeran Alwaleed menjual 625 juta saham, atau 16,87 persen, dari Kingdom Holding Co miliknya, senilai sekitar USD1,5 miliar, menurut catatan resmi kepada lembaga dana kekayaan negara Arab Saudi.

Alwaleed adalah cucu almarhum Raja Abdulaziz, pendiri Arab Saudi modern. Pangeran Alwaleed tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Kerajaan Arab Saudi dan dikenal secara internasional sebagai investor utama, termasuk di perusahaan global seperti Twitter dan Uber.

Pada tahun 2017, miliarder berusia 67 tahun itu termasuk di antara ratusan pangeran dan pebisnis Arab Saudi yang dipenjara oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman di hotel Ritz Carlton Riyadh dan dipaksa untuk menyerahkan sejumlah besar uang tunai dalam apa yang oleh pihak berwenang digambarkan sebagai upaya anti-korupsi.

Setelah tiga bulan, Pangeran Alwaleed yang kurus dibebaskan, menyatakan penahanannya sebagai kesalahpahaman.

Beberapa media melaporkan bahwa dia memberi pihak berwenang Arab Saudi uang miliaran sebagai imbalan atas kebebasannya.

Pangeran Alwaleed baru-baru ini berselisih dengan CEO Tesla dan Space X Elon Musk atas tawaran yang terakhir untuk membeli Twitter.

Pangeran Saudi itu merupakan salah satu dari sedikit investor yang menentang pengambilalihan Twitter oleh Musk dan mengatakan itu tidak mencerminkan "nilai intrinsik Twitter...mengingat prospek pertumbuhannya".
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
Berita Terkini
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved