Viral Video Tentara Rusia Terkejut Bangun Tidur Ditodong Pistol Pasukan Ukraina

Minggu, 14 Agustus 2022 - 13:04 WIB
loading...
Viral Video Tentara...
Viral video momen tentara Rusia terkejut bangun tidur ditodong pistol pasukan Ukraina. Foto/popstar
A A A
KIEV - Sebuah video beredar di dunia maya yang konon menunjukkan seorang tentara Rusia dibangunkan dari tidur siangnya oleh seorang tentara Ukraina yang berdiri dihadapannya dengan pistol.

Video, yang telah dibagikan di Twitter, diduga menunjukkan salah satu tentara Rusia tertidur di bawah selimut berwarna merah di sebuah perkemahan hutan yang dibuat oleh pasukan Kremlin di Ukraina.

Tapi aktivitasnya itudiketahui oleh seorang tentara Ukraina yang melihatnya saat dia menyelinap daerah tersebut.

Video itu menunjukkan pasukan bersenjata Ukraina bergerak lebih dekat ke tentara Rusia saat dia tidur sebelum dia berdiri di atasnya dan berkata: "Selamat sore, saya dari Ukraina."

Baca juga: Serangan Artileri Rusia Rusak Howitzer CAESAR Prancis di Ukraina, Ini Videonya

Tiba-tiba, tentara Rusia itu tersentak bangun dan menarik selimut dari kepalanya sebelum dia menyadari ada seorang tentara Ukraina yang menodongkan pistol ke arahnya.

Video berakhir segera setelah wajah prajurit itu terlihat sehingga tidak jelas apa yang terjadi selanjutnya seperti dikutip dari Daily Star, Mingggu (14/8/2022).



Berita itu muncul setelah seorang mantan narapidana di pusat penahanan perang pro-Rusia yang terkenal telah berbicara tentang kondisi brutal di dalam fasilitas yang disebutnya sebagai mimpi buruk itu.

Baca juga: Sehari, Pasukan Rusia Bombardir Wilayah Ukraina Ini 200 Kali

Anna Vorosheva, yang menghabiskan 100 hari di dalam pusat penahanan Olenivka, mengungkapkan kondisi mengerikan yang dialami para tahanan perang Ukraina.

Penjara di luar Donetsk itu berada sangat dengan beberapa pertempuran terlama dan paling brutal. Penjara itu dulunya adalah sekolah teknik era Soviet tetapi diubah menjadi penjara pada 1980-an.

Sekarang digunakan lagi setelah ditinggalkan. Meskipun diyakini sekitar 2.500 orang ditahan di sana, tetapi Anna yakin jumlah itu bisa meningkat menjadi 4.000.

Anna (45) mengatakan dia ditahan di sana setelah dijemput di sebuah pos pemeriksaan oleh pejuang Republik Rakyat Donetsk (DNR) yang pro-Rusia. Dia ditahan atas tuduhan 'terorisme' meskipun hanya mencoba membawa bantuan kemanusiaan ke kota Mariupol yang terkepung.

Baca juga: Viral, Ukraina Ledek Turis Rusia Menangis di Crimea usai 12 Ledakan Dahsyat

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved