Sehari, Pasukan Rusia Bombardir Wilayah Ukraina Ini 200 Kali

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 13:45 WIB
loading...
Sehari, Pasukan Rusia Bombardir Wilayah Ukraina Ini 200 Kali
Pasukan Rusia membombardir wilayah Ukraina 200 kali dalam sehari. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Gubernur sebuah wilayah di timur laut Ukraina mengatakan militer Rusia melancarkan pemboman sepanjang hari di beberapa kota yang tidak menimbulkan korban tetapi menyebabkan bangunan dan tanaman rusak.

Dmytro Zhivytskyi, gubernur distrik administratif Sumy, mengatakan dalam sebuah posting Telegram pada hari Jumat bahwa pasukan Rusia meluncurkan total hampir 200 serangan rudal yang dimulai pada pagi hari dan berlangsung hingga malam hari. Tuduhan itu hanyalah yang terbaru yang melibatkan pasukan Rusia yang membombardir Sumy, yang berbatasan dengan Rusia.

Zhivytskyi mengatakan dalam postingannya bahwa serangan itu dimulai pada Jumat pukul 11:00 waktu setempat di daerah Yunakivka dan Khotin yang melibatkan penembakan mortir, salvo roket, artileri dan serangan udara.

"Ladang gandum dibakar sebagai akibat dari serangan dan kerusakan sedang dihitung," katanya seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (13/8/2022).

Baca juga: Rusia: Swiss Tak Lagi Netral, Tidak Bisa Jadi Penengah

Menurut Zhivytskyi, pasukan Rusia setelah pukul 1 siang, menargetkan desa Mykolaivka dengan total 60 serangan. Sore harinya, Esman diserang dan ditembaki dengan lebih dari 40 serangan.

"Setidaknya 2 rumah, pagar dan bangunan luar rusak akibat penembakan itu," kata Zhivytskyi di postingan tersebut.

Akhirnya, menurut Zhivytskyi, pasukan Rusia mulai menembaki Shalyhyne pada pukul 18:30 waktu setempat, yang diikuti dengan artileri jet.

Bagian lain dari Ukraina, terutama pantai Laut Hitam dan wilayah Donbas, telah menyaksikan pertempuran yang lebih intens selama perang. Namun Zhivytskyi dan pejabat Ukraina lainnya telah melaporkan beberapa insiden di mana distrik administratif Sumy menjadi sasaran pasukan Rusia.

Awal pekan ini, Zhivytskyi mengatakan militer Rusia menembaki tiga kota di wilayah tersebut, yang tidak menimbulkan korban jiwa tetapi menyebabkan rumah dan bangunan komersial rusak. Pada bulan Juni, dia mengatakan pasukan Rusia melukai seorang anak dengan bom fosfor.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1067 seconds (10.177#12.26)