Negara-negara Barat Berikan Bantuan Militer Rp22 Triliun kepada Ukraina

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 04:03 WIB
loading...
Negara-negara Barat...
Negaraa-negara Barat berikan bantuan militer Rp22 triliun kepada Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
KOPENHAGEN - Negara-negara Barat memberikan bantuan USD1,55 miliar atau sekitar Rp22 triliun dalam bentuk tunai, peralatan, dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan militer Ukraina dalam perangnya melawan Rusia . Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan Denmark Morten Bodskov.

Bantuan itu, yang dijanjikan oleh sekelompok 26 negara pada sebuah konferensi di Kopenhagen, akan digunakan untuk memasok senjata, rudal dan amunisi yang ada, meningkatkan produksi senjata untuk Ukraina, melatih tentara Ukraina, dan menghapus ranjau di daerah-daerah yang dilanda perang di Ukraina.

"Kami akan terus membantu Ukraina dalam kebutuhan militernya," kata Bodskov kepada wartawan di akhir konferensi yang mempertemukan para menteri pertahanan Eropa untuk membahas dukungan jangka panjang bagi pertahanan negara itu terhadap invasi Rusia.

Baca juga: Uni Eropa Akui Standar Ganda dalam Masalah Ukraina dan Palestina

Bodskov mengatakan Menteri Pertahanan Polandia, Slovakia dan Republik Ceko mengisyaratkan kesediaan untuk memperluas produksi sistem artileri, amunisi, dan peralatan militer lainnya ke Ukraina.

Sementara itu Inggris, yang telah menyumbangkan sistem senjata canggih ke Ukraina dan memberikan pelatihan militer bagi ribuan pasukannya, pada hari Kamis menjanjikan tambahan 300 juta euro, termasuk sistem roket multi-peluncuran dan rudal M31A1 berpemandu presisi yang dapat menyerang target hingga 80 km jauhnya.

"Presiden Putin akan bertaruh pada Agustus mendatang...kita semua akan bosan dengan konflik dan komunitas internasional akan pergi ke arah yang berbeda. Nah hari ini adalah bukti sebaliknya," kata Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (12/8/2022).

Baca juga: Pertempuran Sengit Pecah Dekat Donetsk, Rusia Gencarkan Serangan di Ukraina Timur

Komitmen itu muncul setelah pemerintah di Kiev berulang kali meminta Barat untuk mengirim lebih banyak senjata, termasuk artileri jarak jauh, ketika mencoba untuk mengubah arah gelombang invasi Rusia pada 24 Februari.

Ukraina awal bulan ini mengatakan telah menerima pengiriman senjata berat presisi tinggi lainnya dari Jerman dan Amerika Serikat (AS).

Moskow, yang menuduh Barat menyeret keluar konflik dengan memberi Ukraina lebih banyak senjata, mengatakan sedang melakukan "operasi militer khusus" di Ukraina yang bertujuan untuk menjaga keamanan Rusia dari ekspansi NATO.

Baca juga: Pejabat Kremlin: Seluruh Blok NATO Berperang Lawan Rusia di Ukraina

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved