Pengerahan 150 Bom Atom AS di 5 Negara NATO Tingkatkan Risiko Perang Nuklir
Kamis, 11 Agustus 2022 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Balas Dendam, Moskow Larang AS Inspeksi Senjata Nuklir Rusia
"Tindakan semacam itu tidak hanya terus menjadi faktor signifikan yang secara negatif memengaruhi keamanan internasional dan Eropa, tetapi juga meningkatkan risiko konflik nuklir dan umumnya bertindak sebagai rem upaya di bidang perlucutan senjata nuklir.”
Menurutnya, posisi Moskow adalah bahwa senjata nuklir AS harus ditarik ke wilayah nasionalnya. "Infrastruktur untuk penyebaran mereka di Eropa harus dihilangkan, dan 'misi nuklir bersama' NATO harus dihentikan," kata Vishnevetsky, yang transkripnya di-posting oleh Kementerian Luar Negeri Rusia.
Angkatan Udara AS telah mengerahkan sekitar 150 bom atom di pangkalan NATO di lima negara; Italia, Jerman, Turki, Belgia dan Belanda. Semua itu negara non-nuklir.
Delegasi Rusia juga menyinggung AUKUS, kesepakatan September 2021 tentang kesediaan AS dan Inggris menyediakan kapal selam bertenaga nuklir ke Australia.
"Tindakan semacam itu tidak hanya terus menjadi faktor signifikan yang secara negatif memengaruhi keamanan internasional dan Eropa, tetapi juga meningkatkan risiko konflik nuklir dan umumnya bertindak sebagai rem upaya di bidang perlucutan senjata nuklir.”
Menurutnya, posisi Moskow adalah bahwa senjata nuklir AS harus ditarik ke wilayah nasionalnya. "Infrastruktur untuk penyebaran mereka di Eropa harus dihilangkan, dan 'misi nuklir bersama' NATO harus dihentikan," kata Vishnevetsky, yang transkripnya di-posting oleh Kementerian Luar Negeri Rusia.
Angkatan Udara AS telah mengerahkan sekitar 150 bom atom di pangkalan NATO di lima negara; Italia, Jerman, Turki, Belgia dan Belanda. Semua itu negara non-nuklir.
Delegasi Rusia juga menyinggung AUKUS, kesepakatan September 2021 tentang kesediaan AS dan Inggris menyediakan kapal selam bertenaga nuklir ke Australia.
Lihat Juga :