Wabah Virus Baru Muncul di China, Taiwan Tingkatkan Kewaspadaan
Selasa, 09 Agustus 2022 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
CDC Taiwan akan bekerja dengan regulator pertanian untuk mempelajari apakah patogen serupa ada pada spesies asli pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu, menurut Chuang.
“Wabah China sejauh ini belum menyebabkan kematian,” ungkap dia.
Peneliti China menemukan henipavirus baru, yang disebut Mojiang paramyxovirus (MojV), pada tahun 2013.
Tikus yang tinggal di tambang tembaga yang ditinggalkan di provinsi Yunnan ditemukan terinfeksi virus.
Tiga pria yang telah bekerja di tambang jatuh sakit dengan radang paru-paru parah. Mereka meninggal jauh sebelum para ilmuwan tiba di tempat kejadian, jadi tidak ada koneksi langsung ke MojV yang dikonfirmasi.
“Wabah China sejauh ini belum menyebabkan kematian,” ungkap dia.
Peneliti China menemukan henipavirus baru, yang disebut Mojiang paramyxovirus (MojV), pada tahun 2013.
Tikus yang tinggal di tambang tembaga yang ditinggalkan di provinsi Yunnan ditemukan terinfeksi virus.
Tiga pria yang telah bekerja di tambang jatuh sakit dengan radang paru-paru parah. Mereka meninggal jauh sebelum para ilmuwan tiba di tempat kejadian, jadi tidak ada koneksi langsung ke MojV yang dikonfirmasi.
(sya)
Lihat Juga :