Zelensky Ungkap Nilai Aset Rusia yang Disita Paksa Ukraina

Minggu, 07 Agustus 2022 - 06:15 WIB
loading...
Zelensky Ungkap Nilai...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan negaranya telah menyita aset Rusia senilai sekitar USD765 juta (Rp11 triliun) di negara itu.

Pengakuan itu diungkapkan Zelensky di saluran Telegramnya pada Sabtu (6/8/2022).

“Mengadakan pertemuan hari ini tentang kebijakan sanksi, penyitaan aset Rusia. Seperti yang dilaporkan pejabat pemerintah, aset senilai 28 miliar hryvnia (sekitar USD765 juta) telah disita secara paksa. Pekerjaan ini berlanjut,” ujar dia.

Baca juga: Kapal Pertama yang Bawa Jagung Ukraina Mencapai Turki

Dia menambahkan, “Lebih dari 900 fasilitas milik negara Rusia diusulkan untuk disita. Dan jika kita mengevaluasi paket properti tidak hanya dari negara (Rusia), tetapi juga dari penduduknya, kita berbicara tentang 36 ribu barang yang akan disita.”

Aset yang disita akan digunakan untuk mengkompensasi kerusakan yang disebabkan oleh konflik militer saat ini di Ukraina, menurut Zelensky.

Pada tanggal 5 Agustus, Kiev menyetujui dekrit yang memungkinkan 903 aset milik Rusia di negara itu untuk ditransfer ke negara dan rakyat Ukraina.

Baca juga: Lebanon dan Iran Marah Gaza Diserang, Hizbullah Janji Basmi Total Israel

Menurut Perdana Menteri (PM) Ukraina Denis Shmygal, properti yang ingin disita oleh pihak berwenang Ukraina dibagi menjadi tiga kategori: aset milik negara Rusia, warga negara dan perusahaan Rusia yang terkena sanksi, dan perbankan Rusia.

“Diusulkan untuk menyita 903 barang milik khusus negara Rusia. 79 item hak perusahaan, 824 item properti,” papar dia.

Menurut Zelensky, langkah ini hanyalah tindakan pertama dalam strategi pemerintah menangani aset Rusia.

Langkah selanjutnya adalah penyitaan aset Rusia yang disimpan di Barat, yang diduga untuk tujuan yang sama untuk membangun kembali Ukraina.

Zelensky mengatakan pemerintah Ukraina dan kantor presiden sedang mengerjakan tindakan ini bersama dengan tim ahli internasional, mitra dan sekutu di Barat.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved