Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:32 WIB
loading...
Iran Dituding Retas...
AS mengirim tentaranya ke Timur Tengah. Foto/minanews
A A A
TEHERAN - Iran telah meretas jaringan seluler di seluruh Timur Tengah untuk melacak lokasi personel dan kontraktor Amerika Serikat selama perang. Tudingan itu diungkap dalam laporan surat kabar Financial Times (FT) London, mengutip data telekomunikasi dari proyek penelitian Mobile Surveillance Monitor dan mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Para anggota parlemen AS khawatir dengan informasi tersebut, kata surat kabar itu, karena mereka memperingatkan sistem roaming dan teknologi periklanan ponsel pintar telah membuat militer rentan terhadap serangan.

Para pejabat di Teluk mencurigai Iran atau sekutunya mengeksploitasi perjanjian roaming dengan penyedia telepon lokal untuk mencoba menemukan personel AS, kata seseorang yang mengetahui masalah tersebut kepada FT.

Seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan kepada surat kabar itu bahwa aktor yang terkait dengan Iran telah menyalahgunakan basis data periklanan yang tersedia secara komersial untuk melacak telepon di wilayah semi-otonom Kurdi, Irak utara.

“Iran benar-benar memiliki kemampuan mendapatkan informasi lokasi secara real-time, langsung, dan berkelanjutan,” ungkap Gary Miller, peneliti senior di lembaga pengawas keamanan siber Citizen Lab yang meninjau data tersebut, seperti dikutip FT.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Mendagri: Kades Harus...
Mendagri: Kades Harus Naik Kelas agar Desa Mandiri dan Bendung Urbanisasi
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved