Ditembak Tentara Israel, Pria Palestina Penderita Gangguan Mental Tewas

Senin, 01 Agustus 2022 - 14:31 WIB
loading...
Ditembak Tentara Israel,...
Seorang pria Palestina penderita gangguan mental meninggal empat hari setelah ditembak tentara Israel di sebuah pos pemeriksaan di dekat Nablus. Foto/REUTERS
A A A
NABLUS - Seorang pria Palestina , yang menderita gangguan mental, meninggal empat hari setelah ditembak oleh tentara Israel di sebuah pos pemeriksaan.

Hussein Qawariq (59), asal desa Awarta, ditembak tentara Israel pada Selasa pekan lalu di sebuah pos pemeriksaan di Huwara, dekat kota Nablus, Tepi Barat. Qawariq dinyatakan meninggal pada hari Sabtu.

Militer Israel mengatakan kepada AFP, Senin (1/8/2022), bahwa para tentara melihat seorang tersangka mendekati mereka di sebuah pos militer. "Dan awalnya menembak ke udara setelah tidak mendapat respons," kata militer Israel.

“Tersangka terus mendekati tentara yang membalas dengan tembakan ke arahnya. Sebuah serangan diidentifikasi," lanjut militer Israel.

Baca juga: Heboh, Sipir Wanita Israel Mengaku Dijadikan Budak Seks Atasannya

Wali Kota Huwara Wajih Odeh mengatakan kepada AFP bahwa Qawariq "cacat mental".

"Dia biasa mengumpulkan botol dan kaleng dari jalan dan meminta uang dari bisnis di daerah itu,” katanya.

Keluarga Qawariq juga mengatakan dia memiliki gangguan mental. "Dia meninggal karena luka-lukanya di Rabin Medical Center di Israel," kata pihak keluarga seperti dikutip kantor berita Palestina; WAFA.

Militer Israel mengatakan sedang menyelidiki penembakan yang fatal itu.

Setidaknya 54 warga Palestina telah tewas sejak akhir Maret, sebagian besar di Tepi Barat. Mereka termasuk tersangka militan dan juga non-milisi, di antaranya jurnalis Shireen Abu Akleh, warga negara ganda Palestina-Amerika Serikat, yang meliput serangan Israel di Jenin.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved