Miliarder Rusia: Putin Tak Ingin Caplok Ukraina, tapi Menghancurkannya

Senin, 01 Agustus 2022 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Pabrik bajar itu adalah benteng terakhir perlawanan pasukan Ukraina di pelabuhan Mariupol pada musim semi ini.

Rekaman video yang diambil dari pabrik itu menunjukkan para tentara Ukraina menyerah, menunjukkan kerusakan parah dengan puing-puing berserakan di tanah.

"Apakah Anda melihat ladang di Donbas yang ditaburi bom dan bahan peledak? Itu visinya untuk Ukraina. Perang akan berlangsung lama," kata Nevzlin, yang melarikan diri dari Rusia ke Israel pada 2003 ketika beberapa rekannya ditangkap oleh pejabat Rusia.

Pada bulan Maret, setelah invasi ke Ukraina, oligarki yang diasingkan tersebut melepaskan kewarganegaraan Rusia-nya.

Pemerintah Rusia belum berkomentar atas tuduhan tersebut. Kremlin selama ini berdalih apa yang dilakukan di Ukraina adalah operasi militer khusus untuk membebaskan negara itu dari kubu nasionalis neo-Nazi.
(min)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2307 seconds (10.177#12.26)