Sebulan Dikirim, Howitzer Bantuan Jerman untuk Ukraina Rusak

Sabtu, 30 Juli 2022 - 09:25 WIB
loading...
Sebulan Dikirim, Howitzer...
Meriam howitser Panzerhaubitze 2000 Jerman. Foto/Defence Blog
A A A
BERLIN - Media Jerman , Der Spiegel melaporkan, senjata artileri yang dikirim negara itu mengalami kerusakan sebulan setelah dikirim ke Ukraina . Senjata-senjata itu dilaporkan susah payah digunakan untuk mengatasi tingginya tingkat tembakan yang dilakukan militer Ukraina.

"Beberapa dari tujuh senjata Panzerhaubitze 2000 yang dikirim ke Ukraina pada akhir Juni menunjukkan tanda-tanda keausan," lapor situs berita Jerman itu, mengutip sumber anonim seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (30/7/2022).

Beberapa perangkat keras menampilkan pesan kesalahan dan perlu diperbaiki.

Militer Jerman percaya bahwa kerusahan itu akibat dari banyaknya peluru yang ditembakkan setiap harinya oleh pasukan Ukraina, yang merusak pemuatan howitzer.

Baca juga: Rusia: Gunakan HIMARS AS, Ukraina Bunuh 40 Tentaranya yang Jadi Tawanan Perang

"Menghabiskan 100 peluru per hari dianggap penggunaan intensitas tinggi," laporan itu mencatat, menambahkan bahwa Ukraina menembakkan jauh lebih banyak daripada jumlah seharusnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Gempa M7,8 Guncang Filipina,...
Gempa M7,8 Guncang Filipina, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026: Lewandowski hingga Tonali
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Berita Terkini
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved