Perbedaan Tentara Muslim Chechnya vs Tentara Muslim Tatar Krimea Ukraina yang Saling Berhadapan di Medan Perang
Kamis, 28 Juli 2022 - 23:37 WIB
loading...
A
A
A
Kadyrov, yang menganut tasawuf, sebuah sekte Islam moderat dengan akar sejarah yang dalam di Chechnya, mencoba mencap pertempuran di Ukraina sebagai jihad, istilah Islam untuk perang suci.
Klaim terbaru Kadyrov secara khusus mendapat kecaman tidak hanya oleh para aktivis dan pemimpin Muslim tetapi bahkan oleh orang-orang yang percaya pada perang suci, termasuk jihadis di Suriah dan Irak.
Tatar Krimea
Sementara untuk tentara muslim Tatar Krimea ini dipimpin oleh Isa Akayev. Mayoritas tentaranya ini merupakan mantan penduduk Tatar Krimea, dan kelompok Muslim Turki yang berasal dari Semenanjung Laut Hitam.
Dilansir dari swissinfo.ch, Sejarah terbentuknya pasukan ini dimulai dari berkuasanya diktator Joseph Stalin yang memerintahkan deportasi massal untuk Tatar Krimea pada tahun 1944, karena mereka dianggap bekerja sama dengan Nazi Jerman.
Hal tersebut membuat banyak rakyat Tatar Krimea meninggal. Mulai dari sini Akayev meninggalkan wilayah tersebut dan menuju Ukraina. Meskipun sempat ditolak dia pada akhirnya mendapat kepercayaan untuk membantu rakyat Ukraina pada tahun 2014 untuk berperang di Donbas bersama dua unit Chechnya.
Tujuan pasukan ini adalah untuk merebut kembali Krimea yang berada di tangan Rusia. Namun hal ini memang masih sulit untuk dilakukan tentara sukarelawan ini.
Klaim terbaru Kadyrov secara khusus mendapat kecaman tidak hanya oleh para aktivis dan pemimpin Muslim tetapi bahkan oleh orang-orang yang percaya pada perang suci, termasuk jihadis di Suriah dan Irak.
Tatar Krimea
Sementara untuk tentara muslim Tatar Krimea ini dipimpin oleh Isa Akayev. Mayoritas tentaranya ini merupakan mantan penduduk Tatar Krimea, dan kelompok Muslim Turki yang berasal dari Semenanjung Laut Hitam.
Dilansir dari swissinfo.ch, Sejarah terbentuknya pasukan ini dimulai dari berkuasanya diktator Joseph Stalin yang memerintahkan deportasi massal untuk Tatar Krimea pada tahun 1944, karena mereka dianggap bekerja sama dengan Nazi Jerman.
Hal tersebut membuat banyak rakyat Tatar Krimea meninggal. Mulai dari sini Akayev meninggalkan wilayah tersebut dan menuju Ukraina. Meskipun sempat ditolak dia pada akhirnya mendapat kepercayaan untuk membantu rakyat Ukraina pada tahun 2014 untuk berperang di Donbas bersama dua unit Chechnya.
Tujuan pasukan ini adalah untuk merebut kembali Krimea yang berada di tangan Rusia. Namun hal ini memang masih sulit untuk dilakukan tentara sukarelawan ini.
(esn)
Lihat Juga :