Pengadilan Mesir Minta Eksekusi Mati Pembunuh Mahasiswi Secara Brutal Disiarkan Langsung

Kamis, 28 Juli 2022 - 15:21 WIB
loading...
Pengadilan Mesir Minta...
Naiyera Ashraf (21), mahasiswi di Mesir yang dibunuh secara brutal di gerbang kampusnya oleh temannya setelah korban menolak lamaran nikah. Foto/Al Arabiya
A A A
KAIRO - Pengadilan Mesir telah meminta pihak berwenang untuk mengizinkan eksekusi mati terhadap seorangterpidana matidisiarkan langsung agar jadi pelajaran bagi orang-orangsupayatidak bertindak serupa.

Terdakwa, Mohammed Adel (21), telah dijatuhi hukuman mati atas tuduhan membunuh mahasiswi —yang merupakan teman sekelasnya—karena korban menolak lamaran pernikahannya.

Pembunuhan brutal itu terjadi bulan lalu di gerbang kampus dan di hadapan banyak orang, yang memicu kemarahan publik.

Baca juga: Tolak Lamaran Nikah, Mahasiswi Cantik Dibunuh Secara Brutal di Gerbang Kampus

Terdakwa telah dijatuhi hukuman mati pada tanggal 6 Juli oleh pengadilan pidana di kota Delta Mansoura.

Terdakwa masih berkesempatan untuk mengajukan banding.

Korban, Naiyera Ashraf, diserang secara brutal oleh terdakwa dengan pisau hingga tewas di gerbang kampus Universitas Negeri Mansoura, utara Kairo, pada 20 Juni.

Sebagai bagian dari penjelasan putusan, pengadilan menuntut amandemen undang-undang untuk memungkinkan penyiaran langsung eksekusi terpidana dengan cara digantung.

“Bukankah sudah waktunya bagi pembuat undang-undang untuk membuat implementasi hukum [mati] terlihat seperti pertumpahan darah [pembunuhan] secara ilegal?” bunyi putusan pengadilan seperti dikutip dari Gulf News, Kamis (28/7/2022).

Pengadilan mengatakan membiarkan eksekusi atau bagian dari itu untuk disiarkan langsung dapat membantu "memenuhi pencegahan yang dicari".

Baca juga: Mesir Adili Pembunuh Naiyera Ashraf, Mahasiswi Cantik yang Dihabisi karena Tolak Lamaran

Tetapi, kata para pakar hukum, siaran langsung eksekusi membutuhkan undang-undang baru dari Parlemen Mesir dan persetujuan dari kepala negara.

Di bawah hukum Mesir, eksekusi mati dilakukan di dalam penjara di hadapan seorang wakil jaksa agung, kepala penjara, seorang dokter dan perwakilan dari otoritas agama berdasarkan afiliasi agama narapidana.

Eksekusi dilarang pada acara-acara keagamaan atau pun acara resmi.

Pembunuhan terhadap Naira telah memicu kemarahan publik dan menarik perhatian media besar-besaran di Mesir dan sekitarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Mesir Ditempatkan di UEA
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved