Daftar 5 Elite Militer Rusia yang Dihabisi HIMARS AS di Ukraina

Selasa, 26 Juli 2022 - 07:22 WIB
loading...
A A A
Jika benar, kolonel yang tewas akan menjadi perwira tinggi ke-56 yang terbunuh selama perang.

Sangat menarik untuk dicatat bahwa pada malam yang sama serangan HIMARS oleh Ukraina di Izyum, media Rusia melaporkan kematian Kolonel Andrei Vasilyev, komandan resimen pasukan terjun payung elit Rusia, dalam serangan serangan di lokasi yang tidak ditentukan.

Kematian Vasilyev dan serangan HIMARS Ukraina yang dilaporkan tidak dapat dikaitkan dengan pasti, tetapi ada kemungkinan Vasilyev terbunuh oleh senjata presisi tinggi yang disediakan oleh AS.

Laporan tentang perwira tinggi militer Rusia yang terbunuh oleh serangan HIMARS berlanjut pada bulan berikutnya.

2. Mayor Jenderal Artem Nasbulin, Kepala Staf Korps Angkatan Darat ke-22 Rusia

Pada 11 Juli, beberapa laporan mengatakan bahwa angkatan bersenjata Ukraina telah membunuh 12 perwira Rusia dalam satu serangan roket yang menargetkan sebuah pos komando di Bandara Chornobaivka dekat kota Kherson yang diduduki.

Bandara, yang direbut pada awal perang Rusia melawan Ukraina, merupakan pangkalan militer penting bagi pasukan Rusia yang menduduki kota Ukraina selatan.

Pada 12 Juli, sumber berita termasuk surat kabar Guardian, Telegraph dan Daily Mail melaporkan bahwa serangan Ukraina telah menewaskan sedikitnya tujuh orang di gudang amunisi di Nova Kakhovka, Kherson.

Klaim mengenai kematian dibuat oleh pemerintah kota yang didirikan Rusia, yang mengaitkan serangan dengan senjata HIMARS.

Di antara para korban serangan itu adalah Kepala Staf Korps Angkatan Darat ke-22 dari Angkatan Bersenjata Federasi Rusia Mayor Jenderal Artem Nasbulin. Kematiannya dikonfirmasi juru bicara kepala administrasi militer regional Odesa Serhiy Bratchuk di Telegram.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved