Daftar 5 Elite Militer Rusia yang Dihabisi HIMARS AS di Ukraina

Selasa, 26 Juli 2022 - 07:22 WIB
loading...
Daftar 5 Elite Militer Rusia yang Dihabisi HIMARS AS di Ukraina
HIMARS, sistem roket canggih AS yang dipasok ke Ukraina, dilaporkan telah menewaskan sederet anggota elite militer Rusia. Foto/Twitter @oleksiireznikov
A A A
KIEV - Ukraina telah membanggakan HIMARS (Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi) pasokan Amerika Serikat (AS) yang mereka sebut telah membantu menewaskan sederet anggota elite militer Rusia .

Senjata canggih ini memungkinkan pasukan Kiev meluncurkan serangkaian serangan dahsyat ke sasaran Rusia di Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan para pejabatnya telah lama meminta AS mengirim senjata canggih ke Kiev untuk memungkinkan pasukan Ukraina mencapai target Rusia di luar garis depan musuh dan menandingi daya tembak Moskow.

Pada bulan Juni, AS akhirnya menyetujui permintaan Zelenksy.

HIMARS telah disebut sebagai pengubah permainan dalam perang dan telah memperkuat kekuatan militer Kiev.

Baca juga: Ukraina Klaim Gunakan HIMARS AS untuk Hancurkan 50 Depot Amunisi Rusia

Hanya sekitar sebulan setelah Ukraina menerima HIMARS, menteri pertahanan negara itu Oleksii Reznikov mengatakan mereka sudah membuat perbedaan besar di medan perang.

Sejak menerimanya, beberapa serangan yang dikaitkan dengan HIMARS AS telah dilaporkan terjadi di daerah-daerah Ukraina yang dikuasai pasukan Rusia, beberapa di antaranya diklaim telah menewaskan beberapa personel militer Rusia berpangkat tinggi.

Pada 27 Juni serangan Ukraina menggunakan HIMARS AS telah menewaskan lebih dari 40 tentara setelah meledakkan sebuah pangkalan di dekat kota Izyum di wilayah Donbas.

1. Kolonel Andrei Vasilyev, komandan elite pasukan terjun payung

Angkatan bersenjata Ukraina mengatakan seorang kolonel termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan itu, meskipun klaim itu tidak dapat diverifikasi secara independen dan tidak secara khusus dikonfirmasi oleh pihak berwenang Rusia.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1615 seconds (10.177#12.26)