Apa itu Virus Marburg? Virus Mematikan yang Memicu Alarm WHO
Selasa, 19 Juli 2022 - 17:49 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini tidak ada pengobatan khusus untuk virus Marburg, tetapi pasien menerima terapi suportif seperti mempertahankan oksigen dan tekanan darah serta mengganti darah yang hilang.
Pada awal-awal kemunculannya, wabah virus ini terjadi melalui paparan di tambang atau gua yang dihuni oleh koloni kelelawar Rousettus.
Tetapi penularan dari orang ke orang terjadi melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi, terutama darah dan cairan tubuh, yang mengandung konsentrasi virus yang tinggi.
Virus Marburg juga dapat ditularkan secara seksual dan dapat tetap berada dalam air mani hingga tujuh minggu setelah pemulihan.
Selain itu, virus Marburg dapat ditularkan melalui peralatan injeksi yang terkontaminasi, serta kontak dekat dengan tubuh atau cairan tubuh orang yang telah meninggal karena Marburg.
Baca juga: WHO: Gelombang Baru Virus Menunjukkan COVID-19 Belum Berakhir
Pada awal-awal kemunculannya, wabah virus ini terjadi melalui paparan di tambang atau gua yang dihuni oleh koloni kelelawar Rousettus.
Tetapi penularan dari orang ke orang terjadi melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi, terutama darah dan cairan tubuh, yang mengandung konsentrasi virus yang tinggi.
Virus Marburg juga dapat ditularkan secara seksual dan dapat tetap berada dalam air mani hingga tujuh minggu setelah pemulihan.
Selain itu, virus Marburg dapat ditularkan melalui peralatan injeksi yang terkontaminasi, serta kontak dekat dengan tubuh atau cairan tubuh orang yang telah meninggal karena Marburg.
Baca juga: WHO: Gelombang Baru Virus Menunjukkan COVID-19 Belum Berakhir
(ian)
Lihat Juga :