WHO Peringatkan Wabah Virus Baru Marburg yang Ganas dan Mematikan
Senin, 18 Juli 2022 - 20:34 WIB
loading...
A
A
A
Sementara tingkat kematian kasus bervariasi dari 24% hingga 88% pada wabah sebelumnya, tergantung pada jenis virusnya, masih belum ada vaksin atau perawatan antivirus yang disetujui untuk penyakit ini.
Dokter hanya dapat menggunakan perawatan suportif seperti rehidrasi dengan cairan oral atau intravena dan pengobatan gejala tertentu untuk meningkatkan kelangsungan hidup pasien.
Wabah pertama virus Marburg yang pernah dilaporkan terjadi di Jerman pada tahun 1967.
Sejak itu, wabah dan kasus sporadis penyakit telah dilaporkan di Angola, Republik Demokratik Kongo, Kenya, Afrika Selatan dan Uganda, menurut WHO.
Wabah paling mematikan sejauh ini terjadi di Angola pada 2005, di mana lebih dari 200 orang meninggal karena penyakit tersebut.
Dokter hanya dapat menggunakan perawatan suportif seperti rehidrasi dengan cairan oral atau intravena dan pengobatan gejala tertentu untuk meningkatkan kelangsungan hidup pasien.
Wabah pertama virus Marburg yang pernah dilaporkan terjadi di Jerman pada tahun 1967.
Sejak itu, wabah dan kasus sporadis penyakit telah dilaporkan di Angola, Republik Demokratik Kongo, Kenya, Afrika Selatan dan Uganda, menurut WHO.
Wabah paling mematikan sejauh ini terjadi di Angola pada 2005, di mana lebih dari 200 orang meninggal karena penyakit tersebut.
(sya)
Lihat Juga :