Pengunjuk Rasa Serbu Kantor PM Sri Lanka

Kamis, 14 Juli 2022 - 00:42 WIB
loading...
A A A
Para pengunjuk rasa kini telah mengambil alih tempat itu dan berkumpul untuk perayaan, menyusul kebuntuan dengan polisi bersenjata di pintu gerbang.

Menurut saksi mata, orang-orang terlihat di balkon, menyalakan petasan dan mengibarkan bendera Sri Lanka. Para demonstran menuntut agar Presiden maupun Perdana Menteri tidak "menghindar."

Di Kolombo, beberapa pengunjuk rasa juga memasuki stasiun televisi negara Rupavahini, merundingkan "kesepakatan" dengan staf siaran untuk tidak memberikan waktu tayang kepada politisi seperti Wickremesinghe. Penyiar malah memutar program sejarah dan budaya.

Menurut pihak Rumah Sakit Nasional Kolombo, setidaknya 30 orang menderita luka-luka dan dirawat di rumah sakit akibat bentrokan dengan polisi di gerbang kantor Perdana Menteri Sri Lanka.

Baca juga: Imbas Minim Stok Obat, Dokter Sri Lanka: Jangan Sampai Sakit

Seorang perawat di rumah sakit mengatakan kepada CNN, Kamis (14/7/2022), bahwa banyak orang dibawa masuk karena menghirup gas air mata, sementara korban lain yang mengalami luka dan memar ketika mencoba melompati pagar. Perawat tidak mengkonfirmasi adanya luka tembak.

Sesuai konstitusi Sri Lanka, pengunduran diri Rajapaksa hanya akan dianggap resmi setelah ketua parlemen menerima surat yang menyatakannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
Sri Lanka Diterjang...
Sri Lanka Diterjang Krisis Ekonomi akibat Perang Iran, Indonesia Harus Waspada
Sri Lanka Tolak Permintaan...
Sri Lanka Tolak Permintaan AS untuk Mendaratkan 2 Jet Tempur di Bandara Mattala
Sri Lanka Berupaya Jamin...
Sri Lanka Berupaya Jamin Keamanan Kapal Perang Iran Kedua usai Serangan Kapal Selam AS
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Iran Serukan Hukuman...
Iran Serukan Hukuman Mati untuk PM Benjamin Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved