Sri Lanka Tolak Permintaan AS untuk Mendaratkan 2 Jet Tempur di Bandara Mattala

Jum'at, 20 Maret 2026 - 21:30 WIB
loading...
Sri Lanka Tolak Permintaan...
Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake bertemu Duta Besar dan Perwakilan Khusus AS untuk Asia Selatan & Tengah Sergio Gor. Foto/x
A A A
KOLOMBO - Presiden Sri Lanka pada hari Jumat (20/3/2026) mengungkapkan negaranya menolak permintaan dari Amerika Serikat (AS) untuk mengizinkan dua jet tempurnya mendarat di Bandara Internasional Mattala. Kabar itu diungkap dalam laporan media lokal.

Berbicara di parlemen, Presiden Anura Kumara Dissanayake mengatakan Kolombo telah menerima permintaan terpisah pada 26 Februari -- satu dari Iran yang meminta izin bagi tiga kapal angkatan laut untuk melakukan kunjungan persahabatan, dan satu lagi dari AS yang meminta izin pendaratan untuk dua pesawat tempur yang ditempatkan di dekat Djibouti untuk mendarat di Bandara Internasional Mattala, lapor News 1st.

“Dengan dua permintaan di hadapan kami, keputusannya jelas,” katanya, mencatat pemerintah menolak keduanya untuk menghindari berpihak karena tanda-tanda peningkatan konflik muncul secara internasional.

Menurut New York Times, AS ingin mendaratkan dan memarkir dua pesawat militer yang sarat dengan senjata dan amunisi di Sri Lanka hanya dua hari sebelum serangan pertamanya terhadap Iran.

Presiden menekankan bahwa memberikan akses kepada salah satu pihak dapat membahayakan sikap netral Sri Lanka dan berisiko menyeret negara itu ke dalam konflik yang jauh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Tok! Kakek 61 Tahun...
Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria
Rekomendasi
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved