Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah

Kamis, 09 Juli 2026 - 14:43 WIB
loading...
Akademisi Beijing: Negara...
China uji tembak rudal balistik antarbenua dari kapal selam bertenaga nuklir di Samudra Pasifik pada hari Senin (6/7/2026). Manuver ini diprotes enam negara. Foto/Kementerian Pertahanan Nasional China via CNN
A A A
BEIJING - Akademisi ternama China, Victor Gao, mengatakan negaranya adalah negara perdamaian dan perdagangan bebas. Namun, menurutnya, Beijing sanggup memusnahkan negara mana pun yang berani mengobarkan perang nuklir melawan China.

Peringatan mengerikan Gao itu disampaikan dalam wawancaranya dengan abc.net.au untuk program "7.30" pada Rabu malam.

Gao, wakil presiden lembaga think tank yang berbasis di Beijing, Center for China and Globalisation (CCG), juga mengatakan jumlah hulu ledak nuklir yang dimiliki China adalah "ambiguitas strategis terbesar di zaman kita".

Baca Juga: China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes

"Tidak ada negara yang boleh membayangkan melancarkan perang nuklir terhadap China karena meskipun China tidak akan memberi tahu Anda berapa banyak hulu ledak nuklir yang dimilikinya, China akan memiliki cukup hulu ledak nuklir untuk memusnahkan negara yang berani melancarkan perang nuklir terhadap China," katanya.

“Inilah kepastian dan jaminan strategis di zaman kita. Oleh karena itu, bergaullah dengan China secara damai. Jangan memicu perang dengan China dan jangan berpura-pura bahwa China bukanlah kekuatan militer yang perkasa di dunia saat ini,” paparnya.

Gao menepis klaim bahwa uji tembak rudal balistik antarbenua berkemapun nuklir dari kapal selam China beberapa hari yang lalu merupakan peringatan kepada Australia dan negara-negara tetangganya di Pasifik setelah mereka menandatangani perjanjian pertahanan yang secara efektif memblokir China dari kawasan tersebut.

Sebaliknya, dia mengatakan uji tembak rudal tersebut, yang hanya terjadi dua kali dalam lebih dari empat puluh tahun, adalah "sangat rutin, sangat normal" dan bertepatan dengan peringatan invasi Jepang ke China pada tahun 1937.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Trump Hentikan Seluruh...
Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?
Rekomendasi
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Kelakar Bahlil di Hadapan...
Kelakar Bahlil di Hadapan Prabowo: Koalisi Aman
Berawal dari Hobi Traveling,...
Berawal dari Hobi Traveling, Adhe Tora Kini Jadi Referensi Liburan dan Wisata Kuliner
Berita Terkini
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved