Eropa Ketakutan Bila Putin Nekat Matikan Keran Pasokan Gas Rusia

Selasa, 12 Juli 2022 - 07:37 WIB
loading...
Eropa Ketakutan Bila...
Negara-negara Eropa mulai ketakutan bila Presiden Vladimir Putin nekat memerintahkan penutupan keran pasokan gas Rusia ke benua tersebut. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Negara-negara Eropa mulai ketakutan dengan dampak selanjutnya jika Presiden Vladimir Putin nekat memerintahkan mematikan keran pasokan gas Rusia ke benua tersebut.

Perusahaan raksasa energi Rusia, Gazprom, memulai 10 hari maintenance atau pemeliharaan pada pipa Nord Stream 1 pada hari Senin. Jerman dan negara-negara Eropa lainnya mengawasi dengan cemas untuk melihat apakah pasokan gas kembali menyala.

Pekerjaan tahunan di jalur gas telah dijadwalkan jauh sebelumnya. Tetapi ketakutannya adalah soal hubungan Rusia dan Barat yang sedang berada di titik terendah dalam beberapa tahun karena invasi Rusia ke Ukraina. Kondisi itu bisa mendorong Gazprom mengambil kesempatan untuk menutup keran pasokan gasnya.

“Putin akan mematikan keran gas...tetapi apakah dia akan menyalakannya kembali suatu hari nanti?” tanya surat kabar Jerman, Bild, di situs webnya.

Kepala Badan Energi Internasional Fatih Birol telah memperingatkan bahwa Rusia dapat menghentikan pasokan gas ke Eropa sepenuhnya dan bahwa Eropa perlu bersiap sekarang.

Baca juga: Balas Dendam, Sekutu Putin Serukan Rusia Rebut Alaska dari AS

Setelah Nord Stream berhenti pada Senin pagi, perusahaan energi Italia; Eni, dan Grup Austria; OMV, keduanya melaporkan pasokan mereka dari Gazprom juga telah berkurang.

“Ada sejumlah skenario di mana kita bisa berakhir dalam keadaan darurat,” kata Klaus Mueller, kepala regulator jaringan gas federal Jerman, kepada ZDF.

“Kami dihadapkan dengan situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya–segala sesuatu mungkin terjadi,” kata Wakil Kanselir Jerman Robert Habeck.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Intelijen Israel Bisiki...
Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump
Rekomendasi
Perdagangan Karbon Dimulai,...
Perdagangan Karbon Dimulai, Menhut Dinilai Memiliki Peran Strategis
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Berita Terkini
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved