Siapa Shinzo Abe, Perdana Menteri Jepang Terlama yang Meninggal Ditembak

Jum'at, 08 Juli 2022 - 18:39 WIB
loading...
A A A
Abe juga menjadi aktor utama dalam strategi Indo Pasifik AS yang terwujud dalam aliansi keamanan Quad bersama Australia dan India.

Pada saat ia mengundurkan diri karena sakit pada Agustus 2020, Abe telah menjadi perdana menteri terlama pada era Jepang modern. Masa jabatannya melebihi kakeknya Nobusuke Kishi, yang memimpin Jepang dari tahun 1957 hingga 1960; ayahnya, Shintaro Abe, juga menjabat sebagai kepala sekretaris kabinet, yang sering dianggap sebagai posisi paling kuat kedua di negara itu.

Pada tahun-tahun setelah dia meninggalkan jabatannya, Abe menjadi kritikus yang sangat vokal terhadap agresi Beijing yang berkembang di kawasan Indo-Pasifik. Tahun ini, Abe mendesak Amerika Serikat untuk meninggalkan kebijakan ambiguitas strategisnya terhadap Taiwan dan berkomitmen untuk mempertahankan pulau yang memiliki pemerintahan sendiri jika terjadi serangan China.

Abe juga secara khusus memupuk persahabatan dekat dengan Presiden Donald Trump ketika keduanya menjabat. Dia adalah pemimpin asing pertama yang bertemu Trump setelah terpilih pada 2016 dan menggelar karpet merah selama kunjungan kenegaraan presiden 2019 ke Jepang.

Baca juga: Penembakan Shinzo Abe Kejutkan Para Pemimpin Dunia

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Bagaimana Jepang, Korea...
Bagaimana Jepang, Korea Selatan dan Taiwan Tanggapi Pertemuan Trump-Xi?
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
FA Simpan Tiket Murah...
FA Simpan Tiket Murah Piala Dunia 2026 untuk Fans Inggris
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved