Rusia Tuntut AS Bayar Kompensasi jika Covid-19 dari Program Risetnya
Rabu, 06 Juli 2022 - 21:45 WIB
loading...
A
A
A
“Mereka tidak ingin terlalu banyak melihat ke bawah permadani,” tutur Sachs.
Teori bahwa Covid-19 dimulai sebagai kebocoran dari laboratorium China di Wuhan dipopulerkan pemerintah AS di era Presiden Donald Trump, yang menyatakan Beijing harus membayar kompensasi atas dugaan kesalahannya.
Pemerintah China dan lawan politik Trump di dalam negeri dengan marah menolak tuduhan itu.
Perusahaan teknologi besar AS bahkan menganggap teori kebocoran lab sebagai "disinformasi" di platform online mereka.
Sensor itu dicabut di era pemerintahan Presiden Joe Biden yang menuduh China gagal menjadikan penelitian mikrobiologinya dalam pengawasan internasional.
Wabah ini pertama kali terdeteksi di kota Wuhan di China, yang menjadi tuan rumah laboratorium biosekuriti teratas yang memiliki catatan ekstensif dalam melakukan penelitian yang didanai oleh hibah Amerika Serikat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melakukan penyelidikan tentang asal-usul Covid-19 dan menyimpulkan pada Februari lalu bahwa virus itu kemungkinan besar berasal dari hewan inang.
Teori bahwa Covid-19 dimulai sebagai kebocoran dari laboratorium China di Wuhan dipopulerkan pemerintah AS di era Presiden Donald Trump, yang menyatakan Beijing harus membayar kompensasi atas dugaan kesalahannya.
Pemerintah China dan lawan politik Trump di dalam negeri dengan marah menolak tuduhan itu.
Perusahaan teknologi besar AS bahkan menganggap teori kebocoran lab sebagai "disinformasi" di platform online mereka.
Sensor itu dicabut di era pemerintahan Presiden Joe Biden yang menuduh China gagal menjadikan penelitian mikrobiologinya dalam pengawasan internasional.
Wabah ini pertama kali terdeteksi di kota Wuhan di China, yang menjadi tuan rumah laboratorium biosekuriti teratas yang memiliki catatan ekstensif dalam melakukan penelitian yang didanai oleh hibah Amerika Serikat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melakukan penyelidikan tentang asal-usul Covid-19 dan menyimpulkan pada Februari lalu bahwa virus itu kemungkinan besar berasal dari hewan inang.
(sya)
Lihat Juga :