Rusia Tuntut AS Bayar Kompensasi jika Covid-19 dari Program Risetnya
Rabu, 06 Juli 2022 - 21:45 WIB
loading...
A
A
A
Volodin menegaskan, “Pemerintah AS tidak akan mengomentari pernyataan Sachs karena Presiden AS Joe Biden takut dunia akan mengetahui kebenaran tentang penyebab sebenarnya dari pandemi."
Baca juga: Peretas Rusia Bocorkan Data 1.000 Perwira Intelijen Militer Ukraina
Dia menambahkan, “Penderitaan jutaan orang yang tertular virus, termasuk banyak yang meninggal, dan krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi adalah tanggung jawab AS.”
“AS harus mengkompensasi kerusakan pada semua negara yang terkena dampak,” tuntut dia.
Pejabat Rusia itu menambahkan, “AS harus menghentikan dan mendeklasifikasi (mengungkap rahasia) penelitian senjata biologis militernya.”
Pernyataan tersebut mengacu pada sejumlah biolab yang tersebar di seluruh dunia yang menerima dana dari Badan Pengurangan Ancaman Pertahanan Pentagon.
AS mengatakan berbagai biolab itu digunakan untuk mendeteksi patogen yang muncul, tetapi beberapa negara, termasuk Rusia dan China, percaya biolab itu dapat digunakan untuk penelitian militer rahasia.
Sachs mengakui pernyataannya "provokatif" dan menyesalkan teori itu "tidak sedang diselidiki, tidak di Amerika Serikat, tidak di mana pun," meskipun ada bukti yang menjamin penyelidikan semacam itu.
Baca juga: Peretas Rusia Bocorkan Data 1.000 Perwira Intelijen Militer Ukraina
Dia menambahkan, “Penderitaan jutaan orang yang tertular virus, termasuk banyak yang meninggal, dan krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi adalah tanggung jawab AS.”
“AS harus mengkompensasi kerusakan pada semua negara yang terkena dampak,” tuntut dia.
Pejabat Rusia itu menambahkan, “AS harus menghentikan dan mendeklasifikasi (mengungkap rahasia) penelitian senjata biologis militernya.”
Pernyataan tersebut mengacu pada sejumlah biolab yang tersebar di seluruh dunia yang menerima dana dari Badan Pengurangan Ancaman Pertahanan Pentagon.
AS mengatakan berbagai biolab itu digunakan untuk mendeteksi patogen yang muncul, tetapi beberapa negara, termasuk Rusia dan China, percaya biolab itu dapat digunakan untuk penelitian militer rahasia.
Sachs mengakui pernyataannya "provokatif" dan menyesalkan teori itu "tidak sedang diselidiki, tidak di Amerika Serikat, tidak di mana pun," meskipun ada bukti yang menjamin penyelidikan semacam itu.
Lihat Juga :