Menlu Rusia Tak Tahu Soal Upaya Cegah Dia Hadiri Pertemuan G20 di Bali

Rabu, 06 Juli 2022 - 20:29 WIB
loading...
Menlu Rusia Tak Tahu...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov mengatakan dia tidak tahu adanya upaya negara-negara Barat untuk mencegah kehadirannya dalam pertemuan tingkat menteri G20 mendatang di Bali.

"Kami mendapat undangan dari pihak Indonesia baik ke Dewan Menteri Luar Negeri, yang dibuka besok di Bali, dan ke KTT (G20) mendatang pada bulan November. Jika ada upaya ini, kepemimpinan Indonesia tidak menanggapinya," ujar Lavrov mengatakan hal itu pada Rabu (6/7/2022) setelah pertemuan dengan Menlu Vietnam Bui Thanh Son.

Pada Pertemuan Menlu G20 mendatang, Rusia bermaksud mengangkat isu-isu yang menjadi agenda organisasi tersebut.

Baca juga: Blinken Tidak Akan Temui Lavrov saat Pertemuan Menlu G20 di Bali

"G20 akan memiliki agendanya sendiri, dan kami akan membahas isu-isu dalam agenda itu. Adapun pertemuan (bilateral), ada beberapa permintaan, akan ada sejumlah pertemuan," papar Lavrov.

Para menteri luar negeri dari Kelompok 20 akan berkumpul di Bali pada Kamis (7/7/2022) dan Jumat (8/7/2022).

Baca juga: Peretas Rusia Bocorkan Data 1.000 Perwira Intelijen Militer Ukraina

Sementara itu, tidak akan ada pertemuan antara Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken dan Lavrov saat keduanya dijadwalkan hadir pada pertemuan para Menteri Luar Negeri G20 di Bali, 7-8 Juli.

“Saya tentu tidak mengharapkan pertemuan antara Menlu Blinken dan Menteri Luar Negeri Lavrov," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price, dikutip TASS, Selasa (5/7/2022).Dia tidak merinci jadwal Blinken untuk acara tersebut.

Blinken dijadwalkan mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi. “Selama pembicaraannya dengan Wang, Blinken akan kembali memperingatkan China agar tidak mendukung invasi Rusia ke Ukraina,” papar para pejabat.

Dia juga akan menggunakan pertemuan tingkat menteri G20 untuk mendesak negara-negara anggota untuk menekan Moskow agar mendukung upaya membuka kembali jalur laut yang diblokir akibat konflik Rusia-Ukraina.

Daniel Kritenbrink, utusan AS untuk Asia Timur, berharap pertukaran “terus terang” di Ukraina dalam pembicaraan Blinken dengan Wang, yang diharapkan berlangsung pada Sabtu.

"Ini akan menjadi kesempatan lain untuk menyampaikan harapan kami tentang apa yang kami harapkan dilakukan dan tidak dilakukan China dalam konteks Ukraina," papar dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Teknologi NATO Tak Mampu...
Teknologi NATO Tak Mampu Cegah Poseidon Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved