Blinken Tidak Akan Temui Lavrov saat Pertemuan Menlu G20 di Bali
Rabu, 06 Juli 2022 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Menlu AS Blinken: Semua Tanda Tunjukkan Rusia di Ambang Invasi ke Ukraina
Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova sebelumnya mengkonfirmasi bahwa Lavrov akan ambil bagian pada pertemuan tingkat menteri G20. “Kontak Menteri Luar Negeri dengan rekan-rekan dari China, Meksiko, Brasil, Afrika Selatan dan negara-negara lain di sela-sela acara sedang dikerjakan,” kata Zakharova.
Lavrov dijadwalkan akan terbang ke Hanoi pada Selasa (5/7/2022) untuk kunjungan dua hari ke Vietnam, sebelum menuju Bali. “Kunjungan atas undangan Menteri Luar Negeri Vietnam Bui Thanh Son itu dilakukan saat kedua negara menandai peringatan 10 tahun "kemitraan strategis komprehensif" mereka,” kata pemerintah Vietnam dalam sebuah pernyataan.
Rusia adalah pemasok senjata terbesar Vietnam dan perusahaan-perusahaannya terlibat dalam beberapa proyek energi besar di negara itu. Kedua negara memiliki hubungan dekat sejak era Soviet dan Vietnam sejauh ini tidak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina, yang disebut Moskow sebagai "operasi khusus".
Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova sebelumnya mengkonfirmasi bahwa Lavrov akan ambil bagian pada pertemuan tingkat menteri G20. “Kontak Menteri Luar Negeri dengan rekan-rekan dari China, Meksiko, Brasil, Afrika Selatan dan negara-negara lain di sela-sela acara sedang dikerjakan,” kata Zakharova.
Lavrov dijadwalkan akan terbang ke Hanoi pada Selasa (5/7/2022) untuk kunjungan dua hari ke Vietnam, sebelum menuju Bali. “Kunjungan atas undangan Menteri Luar Negeri Vietnam Bui Thanh Son itu dilakukan saat kedua negara menandai peringatan 10 tahun "kemitraan strategis komprehensif" mereka,” kata pemerintah Vietnam dalam sebuah pernyataan.
Rusia adalah pemasok senjata terbesar Vietnam dan perusahaan-perusahaannya terlibat dalam beberapa proyek energi besar di negara itu. Kedua negara memiliki hubungan dekat sejak era Soviet dan Vietnam sejauh ini tidak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina, yang disebut Moskow sebagai "operasi khusus".
(esn)
Lihat Juga :